Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Ini Penyebabnya

📅 Rabu, 05 Feb 2025, 17:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Ini Penyebabnya Doc: ANTARA/Uyu Septiyati Liman.
Ket. Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menghadiri konferensi pers pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2024 dan FY2024 di Jakarta, Rabu (5/2/2025).

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi nasional kehilangan daya pacunya pada 2024. Pelambatan tersebut harus segera diantisipasi agar tak berlanjut ke depannya. 

Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu (5/2), melaporkan pertumbuhan ekonomi pada 2024 mencapai 5,03 persen. Angka tersebut sedikit di bawah capaian pada 2023 sebesar 5,05 persen. 

Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan perlambatan pertumbuhan tersebut sejalan dengan prediksi International Monetary Fund (IMF) yang memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi negara berkembang diperkirakan melambat ketimbang 2023 tetapi masih lebih tinggi daripada capaian global.

Proyeksi terbaru IMF per Januari 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi negara berkembang turun menjadi 4,2 persen pada 2024 dari 4,4 persen pada 2023. Pertumbuhan ekonomi global juga diprediksi menurun ke level 3,2 persen dari sebelumnya 3,3 persen.

Tidak hanya negara-negara berkembang, sejumlah negara maju yang menjadi mitra dagang utama Indonesia juga mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Amalia menyampaikan bahwa pada triwulan IV 2024, China tumbuh menguat secara year on year, tapi melambat secara kumulatif, sedangkan Korea Selatan tumbuh melambat secara year on year, tapi menguat secara kumulatif.

Sementara Amerika Serikat dan India tumbuh melambat baik secara year on year maupun secara kumulatif.

Terkait kinerja perekonomian domestik, BPS mencatat bahwa sejumlah indikator menunjukkan pertumbuhan positif pada triwulan IV 2024.

Amalia mengatakan bahwa hal tersebut terlihat dari Prompt Manufacturing Index (PMI) Bank Indonesia yang berada pada zona ekspansi, yaitu sebesar 51,58, dengan kapasitas produksi terpakai sebesar 72,91 persen.

Ia juga menyatakan bahwa penjualan listrik tumbuh 3,63 persen year on year (yoy) dan 6,17 persen secara kumulatif didorong oleh peningkatan konsumsi listrik rumah tangga.

“Mobilitas masyarakat juga meningkat, yang mana hal ini diindikasikan oleh peningkatan jumlah penumpang untuk seluruh moda transportasi, jumlah perjalanan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara, serta adanya momen Natal dan tahun baru yang juga mendorong peningkatan mobilitas penduduk serta aktivitas ekonomi lainnya,” jelasnya.

Amalia menuturkan bahwa kinerja positif juga terlihat pada realisasi investasi dalam negeri dan asing yang tumbuh sebesar 23,8 persen yoy dan 20,8 persen c-to-c.

Ia menyampaikan bahwa impor barang-barang modal juga menguat sebesar 9,86 persen yoy dan 6,55 persen c-to-c.

“Untuk pergerakan konsumsi masyarakat ditunjukkan oleh indeks penjualan eceran riil dan nilai impor barang konsumsi yang pada triwulan IV 2024 ini tumbuh, baik secara year on year (masing-masing 1,11 persen dan 8,31 persen) maupun secara c-to-c (masing-masing 3,01 persen dan 5,37 persen),” imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Aparat Perketat Gerakan Pel...
Luar Negeri
Menlu RI Ungkap Reformasi P...

Jangan Pernah Tinggalkan Anak Sendirian

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Jangan Pernah Tinggalkan An...

Cara Unik Banten Mengembangkan Sikap Nasionalisme

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Cara Unik Banten Mengembang...
Nasional
Puluhan Jam di Meja Operasi...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.