Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kasad: TNI AD Akan Perbarui Doktrin Perang untuk Sesuaikan Kemajuan Zaman

📅 Selasa, 04 Feb 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasad: TNI AD Akan Perbarui Doktrin Perang untuk Sesuaikan Kemajuan Zaman Doc: ANTARA/Walda Marison
Ket. Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak

JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan pihaknya akan memperbaharui doktrin perang TNI AD agar tetap relevan dengan kemajuan zaman dan sistem pertahanan modern.

Hal tersebut sesuai dengan perintah Panglima TNI dalam rapat pimpinan TNI yang digelar beberapa waktu lalu.

“Doktrin itu memang harus update. Jadi kita akan kerjakan terus dan disesuaikan dengan tantangan-tantangan, dengan kemampuan kita pengadaannya, khusus di Angkatan Darat,” kata Maruli usai menjalani rapat pimpinan (rapim) TNI di Balai Kartini, Jakarta Selatan.

Maruli mengatakan pembaharuan doktrin itu dapat dilakukan dengan beragam cara, salah satunya modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista).

Oleh karena itu, Maruli memastikan TNI AD akan mendapatkan alutsista yang lebih canggih untuk menunjang tugas infanteri di lapangan. Namun demikian, Maruli tidak menjelaskan alutsista canggih apa yang akan dihadirkan dalam waktu dekat.

Tidak hanya dari segi alutsista, kata dia, pembaharuan doktrin juga bisa dilakukan dengan mengubahnya dari sistem pendidikan internal dan latihan tempur TNI AD.

“Kami sudah menyampaikan kepada yang mengurus tentang doktrin dan latihan, supaya mengulas kembali mulai dari sekolah-sekolah, bahkan dari calon tamtama (catam), calon bintara (caba), calon perwira (capa), Akademi Militer, Selapa, Seskoad, semua kita akan ulas. Kita akan diskusikan mana yang bisa lebih baik,” kata Maruli.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto usai rapat pimpinan di Mabes TNI Cilangkap pada Jumat (31/1) mengatakan TNI perlu mengubah doktrin perang karena dinilai sudah terlalu kuno.

Hal tersebut harus dilakukan agar taktik peperangan dan seluruh perangkat sumber daya manusia (SDM) serta teknologi yang dimiliki TNI dapat mengikuti perkembangan zaman.

“Misalnya, kalau dulu kan perang itu masih tradisional, sekarang kan menggunakan drone (pesawat nirawak) yang kami Kamikaze pakai AI, membunuh orang itu tinggal pakai saja drone untuk mengejar seseorang,” ujar Panglima.

Dia mengayakan doktrin perang lebih modern itu akan diterapkan di matra Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU) dengan cara meningkatkan teknologi alat utama sistem senjata.

Selain itu, Agus mengatakan reformasi doktrin juga dilakukan dengan cara merekrut masyarakat sipil yang ahli di bidang siber untuk masuk dalam satuan siber TNI. Dengan doktrin perang yang lebih maju itu, Agus yakin pertahanan TNI akan semakin kuat dalam mengantisipasi ancaman serangan yang lebih modern.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
119 Orang Diamankan saat Ri...
Megapolitan
Penataan Kawasan Unggulan R...
Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.