Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Garut Menambah Gedung Pelayanan Rawat Inap di RSUD

📅 Senin, 03 Feb 2025, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Garut Menambah Gedung Pelayanan Rawat Inap di RSUD Doc: ANTARA
Ket. Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, meninjau Gedung Pelayanan Rawat Inap Unit Organisasi Bersifat Khusus RSUD dr Slamet Garut di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (3/2/2025).

GARUT– Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menambah gedung pelayanan rawat inap yang terhubung dengan gedung pelayanan lama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut sehingga bisa memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal.

"Ini adalah sesuatu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Garut dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat, tentunya dengan kehadiran tempat-tempat untuk rawat inap ini akan memberikan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, saat meresmikan Gedung Pelayanan Rawat Inap Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) RSUD dr Slamet Garut di Garut, Senin (3/2).

Dia mengatakan gedung pelayanan kesehatan di RSUD dr Slamet Garut itu tidak hanya menyiapkan ruangan, melainkan disiapkan juga tenaga medis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dia mengatakan bangunan yang cukup sempurna itu harus dirawat dengan baik dan dapat difungsikan sesuai prosedur yang berlaku untuk memberikan rasa nyaman bagi pasien beristirahat sehingga bisa cepat sembuh.

"Masyarakat ini betul-betul mengharapkan layanan yang prima.Jadi mulai dari dia datang, dia dirawat, sampai dengan pulang," katanya.

Ia mengatakan fasilitas layanan kesehatan tersebut dibagi beberapa kelas yang dapat melayani pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan maupun pasien mandiri.

Meski ada perbedaan kelas ruangan rawat, standar pelayanan kesehatan bagi semua kalangan pasien tetap diberlakukan sesuai aturan, sehingga masyarakat tidak perlu takut karena beda kelas.

"Tadi, saya lihat ruang BPJS-nya juga terstandar dan kerenlah, jadi jangan takut dengan layanan yang diberikan karena beda kelas," katanya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, mengatakan pihaknya terus berupaya memaksimalkan pelayanan kesehatan di rumah sakit, salah satunya yang saat ini dilakukan telah membangun gedung rawat inap RSUD dr Slamet yang bermutu, terjangkau, dan mudah bagi masyarakat.

"Pengembangan pelayanan rawat inap melalui pembangunan gedung rawat inap ini adalah bentuk komitmen kami dalam mewujudkan pelayanan kesehatan," katanya.

Ia mengatakan berbagai permasalahan kesehatan di Kabupaten Garut terus diupayakan untuk bisa diselesaikan, seperti masalah rujukan dan pelayanan kegawatdaruratan.

Ia berharap upaya pemerintah daerah selama ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang akhirnya bisa mewujudkan masyarakat Garut yang sehat dan berkualitas.

"Mudah-mudahan hal ini sebagai bentuk nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Garut dalam meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Garut," katanya.

Pembangunan gedung rawat inap dan jembatan penghubung dengan area rumah sakit dilakukan bertahap sejak 2020–2024 dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020, APBD 2021, dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD dr Slamet Garut untuk periode 2022–2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
NASA Ungkap Pola Arus Laut ...

Polda Jatim Dalami Motif Pelempar Bom Molotov ke Pos Lantas

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Polda Jatim Dalami Motif Pe...
Daerah
Pos Lantas Dilempar Molotov...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.