Indra Sjafri Tak Menyerah Kejar Piala Dunia U-20
📅 Senin, 27 Jan 2025, 17:36 WIB | Oleh: OpikDan 45 tahun kemudian, kekalahan pasukan Soentoro dari tim Tango muda dibalas Indra dalam turnamen Seoul Earth on Us Cup 2024 di Stadion Mokdong, Korea Selatan.
Argentina, tim tersukses di Piala Dunia U-20 dengan enam gelar ditaklukkan Indra dengan skor 2-1, dengan cara yang begitu menawan, yaitu bangkit dari ketertinggalan setelah kebobolan satu gol di babak pertama.
Indonesia juga menang karena mendominasi pertandingan dengan 63 persen penguasaan bola. Akurasi umpan Kadek Arel dan kawan-kawan juga tinggi, yaitu 87 persen atau unggul 11 persen dari Argentina yang memiliki akurasi umpan 76 persen.
Kata Indra, kemenangan ini membuktikan sepak bola Indonesia memiliki filosofinya sendiri. Bila diasah dengan benar, maka filosofi ini akan menakutkan bagi siapapun lawannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terus berproses
Dimulai dari menjuarai Piala AFF U-19 atau kini bernama ASEAN Boys U-19 Championship, lalu menjadi juara grup babak kualifikasi Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri terus mematangkan skuadnya menuju putaran final di China pada 12 Februari sampai 1 Maret.
Turnamen internasional Mandiri U-20 Challenge Series 2025 menjadi panggung Indra mencoba-coba 28 skuadnya untuk kemudian menentukan 23 skuad terbaik untuk Piala Asia U-20 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di turnamen yang berlangsung pada 24-30 Januari di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo itu, Indra berkesempatan bereksperimen strategi sebanyak tiga kali. Itu terjadi saat melawan Yordania, Suriah, dan India.
Di eksperimen pertama, Indonesia gagal menorehkan kemenangan setelah takluk 0-1 dari 10 pemain Yordania melalui gol Ibrahim Sabra. Indonesia juga gagal meraih tiga poin karena Welber Jardim tak mampu mengeksekusi tendangan penalti.
Kendati demikian, Indra mengaku moral anak-anak asuhnya tidak jatuh setelah kekalahan ini. Hal yang perlu dilakukan Indra adalah memperbaiki kekurangan timnya karena timnya masih kesulitan membongkar pertahanan lawan yang menerapkan startegi compact defense atau strategi bertahan dengan blok rendah di area sendiri. Hal ini dilakukan Yordania karena bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-16.
Mencari komposisi terbaik melawan Suriah
Pada malam ini, Senin pukul 19.30 WIB, timnas U-20 Indonesia akan menjalani laga kedua di Mandiri U-20 Challenge Series 2025 melawan Suriah.
Karena mini turnamen ini digunakan Indra untuk mengukur semua potensi pemainnya, ia akan melakukan rotasi pada laga malam ini. Indra ingin dirinya melihat kemampuan semua 28 pemainnya yang dibawa untuk turnamen ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!