Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bintan Fokus pada Pengembangan Padi Gogo untuk Capai Swasembada Pangan

📅 Senin, 27 Jan 2025, 20:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bintan Fokus pada Pengembangan Padi Gogo untuk Capai Swasembada Pangan Doc: ANTARA
Ket. BSIP Kementerian Pertanian RI menggandeng Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) meninjau lokasi pengembangan padi gogo di kawasan perhutanan sosial di Bintan, Kepri.

TANJUNGPINANG– Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), ditunjuk menjadi salah satu lokasi untuk pengembangan padi lahan kering atau padi gogo guna mendukung program swasembada pangan nasional.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) padi gogo di lahan perkebunan atau lahan lainnya yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian RI, bahwa lokasi yang ditunjuk untuk pengembangan padi gogo ialah lahan perhutanan sosial di wilayah Bintan.

"Total target pengembangan padi gogo di Bintan (Kepri) seluas 323,97 hektare," kata Kepala Badan Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian Kepri, Ahmad Tohir Harahap, di Tanjungpinang, Senin (27/1).

Tohir menyampaikan untuk memenuhi target pengembangan padi gogo tersebut, BSIP Kepri menggandeng Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) setempat telah melakukan identifikasi dengan meninjau langsung CPCL pengembangan padi gogo di kawasan perhutanan sosial Bintan. Identifikasi itu lebih mengarah kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) di Bintan dan Tanjungpinang.

Dia mengatakan program ini memerlukan dukungan bersama seluruh pemangku kepentingan terkait, apalagi pengembangan padi gogo yang masih awam di kalangan petani setempat.

Menurutnya, budidaya padi gogo dilakukan seperti halnya budidaya tanaman pangan pada umumnya semacam jagung, kacang tanah, dan lainnya di lahan kering.

"Khususnya di bawah tegakkan tanaman-tanaman yang belum menghasilkan seperti durian dan kelapa,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang Ketua KTH Sumber Rezeki, Muhammad Aziz, menyambut baik rencana pengembangan padi gogo. Dia mengaku mempunyai pengalaman bertani padi gogo pada lahan kering di Pulau Jawa.

Dia mengatakan pengembangan padi gogo di lahan kering di Kepri memiliki peluang dan potensi yang besar, apalagi jika berhasil dengan hasil panen yang tinggi.

"Saya dan anggota lainnya siap ikut serta dalam program ini sekaligus mencoba mengembangkannya di wilayah Kepri,” ucap Aziz.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.