UNY Diminta Padukan Budaya dan Sains untuk Pendidikan
📅 Minggu, 26 Jan 2025, 03:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Kemdiktisaintek
Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro meminta jajaran Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengembangkan ciri khas pendidikan yang memadukan budaya dan sains.
"Ciri khas yang memadukan antara budaya dan sains dan teknologi tersebut dapat dirawat dan diwujudkan dengan slogan 'Unggul, Kreatif, dan Inovatif Berkelanjutan.' Ini menjadi keharusan," katanya melalui keterangan di Jakarta, Sabtu.
Dia mengatakan hal itu saat memberikan amanat kepada Rektor UNY yang baru dilantik, Sumaryanto pada Jumat (24/1).
Ia menyebutkan tujuh tujuan strategis yang perlu diperhatikan pula oleh UNY, antara lain peningkatan kualitas SDM, perbaikan tata kelola layanan akademik, kemahasiswaan dan alumni yang terintegrasi, peningkatan reputasi akademik dosen melalui publikasi dan jejaring internasional.
Selain itu, pengembangan sistem informasi rencana induk, pengembangan institusi UNY Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) berbasis laboratorium, optimalisasi kuantitas dan kualitas kerja sama dalam dan luar negeri, dan pengembangan usaha atau aset UNY.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Negeri Yogyakarta (MWA UNY) Suyanto menyampaikan saat ini UNY berada pada pertumbuhan yang signifikan sehingga diperlukan keberlanjutan berdasarkan perkembangan yang sudah ada.
"Kita percaya bahwa Rektor Sumaryanto pada periode yang akan datang tetap bisa membawa Universitas Negeri Yogyakarta menjadi lebih tinggi lagi, menjadi sukses, dikembangkan, dan dipimpin atas dasar etik, atas dasar kejujuran, serta atas dasar norma yang baik," ujar dia.
Rektor UNY Sumaryanto menyatakan menyadari bahwa hal ini bukan tugas yang mudah karena ke depan ada tanggung jawab yang cukup besar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami akan bersinergi dalam membangun UNY untuk terus memberikan manfaat dan peran memajukan masyarakat, peradaban Bangsa dan Negara Indonesia," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!