Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Disdik Cirebon Modifikasi Skema Pembelajaran Ramadan 2025

📅 Jumat, 24 Jan 2025, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Disdik Cirebon Modifikasi Skema Pembelajaran Ramadan 2025 Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Siswa saat membaca buku di fasilitas perpustakaan keliling di Cirebon, Jawa Barat.

Cirebon - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memodifikasi skema pembelajaran khusus selama Ramadan 2025 yang mengintegrasikan kegiatan keagamaan ke dalam proses belajar mengajar di seluruh sekolah.

“Modifikasi skema pembelajaran ini kami lakukan berdasarkan peraturan terbaru dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri,” kata Kepala Disdik Kabupaten Cirebon Ronianto, di Cirebon, Kamis.

Ia menjelaskan modifikasi ini dilakukan untuk menyesuaikan proses pendidikan dengan nuansa Ramadan, sehingga pembelajaran tidak memberatkan siswa.

Ronianto menyampaikan bahwa mulai tanggal 27 Februari sampai 5 Maret 2025, libur awal Ramadan akan diberikan kepada siswa. Selanjutnya, pada 6-25 Maret, pembelajaran dilaksanakan dengan durasi jam pelajaran yang dikurangi dari 40 menit menjadi 30 menit.

Selain pengurangan durasi, kata dia, pembelajaran akan dikolaborasikan dengan kegiatan keagamaan seperti shalat Dhuha bersama, melaksanakan tadarus Al Quran, dan pesantren kilat.

“Kami ingin pembelajaran Ramadan ini tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga memberikan ruang lebih besar untuk kegiatan keagamaan,” ujarnya.

Disdik Cirebon juga mengatur pelaksanaan pesantren kilat secara berjenjang karena keterbatasan jumlah guru agama.

Ia mengatakan bahwa pada jenjang SD, kegiatan tersebut akan dilakukan bergilir untuk siswa kelas I hingga III. Sementara jenjang SMP, kegiatan diatur per kelas dengan masing-masing mendapatkan durasi satu pekan.

“Model bergilir ini memungkinkan guru agama yang ada untuk mencakup seluruh siswa. Setelah proses pembelajaran selesai pada 25 Maret 2025, siswa akan mendapatkan libur persiapan Hari Raya Idul Fitri mulai 26 Maret hingga 8 April 2025,” tuturnya.

Menurut Ronianto, skema ini sudah mematuhi pedoman SKB Tiga Menteri, serta disesuaikan dengan kebutuhan pelajaran bagi siswa di Kabupaten Cirebon.

“Dengan skema ini, kami berharap pembelajaran selama Ramadan berjalan efektif sekaligus menjadi momen untuk mendalami nilai-nilai keagamaan,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.