Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PPPA DKI Ungkap 60 Persen Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Rumah

25 Jumat, 17 Jan 2025, 15:20 WIB | Oleh:
PPPA DKI Ungkap 60 Persen Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Rumah PPPA DKI Ungkap 60 Persen Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Rumah Doc: antara foto
Ket. Tersangka kekerasan pada anak.

JAKARTA - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) DKI Jakarta mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata kasus-kasus kekerasan ibu dan anak berdasarkan laporan yang masuk mayoritas terjadi di rumah.

“Sebanyak 1.198 atau 58,7 persen dari kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang kami tangani terjadi di rumah,” kata Advokat Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas PPPA DKI Jakarta Novia Gasma di Jakarta, Jumat (17/1).

Sementara itu, 180 kasus terjadi di lingkungan sekolah, 123 kasus di jalanan, 112 kasus di tempat indekos, 94 kasus di hotel, 74 kasus di apartemen, 52 kasus di kontrakan, 32 kasus di toko, 23 kasus di taman, 20 kasus di kantor swasta, dan 123 kasus terjadi di tempat lainnya.

Novia Gasma menjanjikan akan memperlebar kanal pengaduan secara khusus di rumah dan sekolah terkait dengan banyaknya pengaduan di kedua tempat tersebut.

"Kita punya 76 ribu lebih Dasawismayang masing-masing sanggup memantau 10 rumah di DKI Jakarta. Jadi kita perluas sayap pengaduan, kita pantau sampai ke akar rumput. Kemudian di sekolah kita juga rutin sosialisasi untuk melaporkan apabila terjadi tindak kekerasan, misalnya tentang jenis kasus, kontak, dan lokasi posko pengaduan kita," ungkap Novia saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Menurut Novia, ruang pengaduan yang menyentuh level rumah tangga membuat kasus kekerasan mudah terpantau sehingga kemudian bisa dilaporkan dan diproses secara hukum.

Dalam penanganan kasus, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) DKI Jakarta menyediakan layanan hukum, psikis, dan juga rumah aman bagi korban.

"Kami layanan berbasis layanan hukum dan layanan psikologi. Nanti ada tim, biasanya kalau di kami itu ada tenaga ahli, ada advokat, ada psikolog, klinis. Untuk kewilayahan di pos pengaduan itu ada paralegal dan konselor, juga pendampingan bagi korban," ungkap Novia.

Pada tahun 2024, kata Novia, Dinas PPPA DKI menangani 2.041 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Jumlah tersebut meningkat drastis dari tahun 2023, yakni 1.682 kasus.

"Salah satunya itu tadi, karena kita memperlebar sayap atau kanal pengaduan kekerasan," ucap Novia. Sebelumnya, anggota Dinas PPPA DKI Jakarta Maria Ulfa meminta masyarakat untuk peka dan berani melapor tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak kepada kepolisian atau kanal aduan lainnya.

Dinas PPPA DKI Jakarta pun menyediakan layanan aduan 24 jam setiap hari melalui sambungan telepon.

"Kita 24 jam di hotline (pusat layanan) 0813-176-176-22. Itu 24 jam. Ketika ada terjadi kekerasan silahkan melaporkan ke hotline itu. Ada unit reaksi cepat yang bertugas di luar jam kerja 7x24 jam dalam 1 minggu," ungkap Maria kepada wartawan di Jakarta pada Rabu (15/1).

Selain itu, pihaknya juga menyediakan 44 pos pengaduan yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Topan Champi Terjang Taiwan

16 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Topan Champi Terjang Taiwan
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.