Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Global Mendorong Perusahaan mem-PHK

📅 Selasa, 14 Jan 2025, 03:50 WIB | Oleh:
Krisis Global Mendorong Perusahaan mem-PHK Doc: ANTARA/M Ibnu Chazar
Ket. Ilustrasi - Sejumlah buruh berjalan keluar dari pabrik di Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

TANGERANG – Dilatarbelakangi krisis global yang melanda juga Indonesia, ribuan karyawan di perusahaan-perusahaan tekstil Tangerang diberhentikan. Mereka mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Sektor industri tekstil di Kabupaten Tangerang, kembali melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 2.400 karyawan seiring krisis global,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja (Dinaker) Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, Senin (13/1).

Mereka bekerja di perusahaan PT Victory Chinglu Indonesia yang berlokasi di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Rudi Hartono membenarkan gelombang PHK perusahaan tersebut. “Ya, memang PT Chinglu sudah lama mengalami permasalahan jumlah pekerja tidak sebanding dengan orderan. Jadi sudah lama mereka menahan supaya tidak terjadi PHK,” ucap Rudi.

Dia menerangkan, 2.400 pekerja yang terkena PHK berdasarkan alasan perusahaan yang sedang melakukan efisiensi tenaga kerja. Perusahaan tersebut mengalami penurunan oder akibat krisis global. Selain itu, ada juga pekerja yang berhenti karena mengundurkan diri, indisipliner, dan pensiun.

“Memang, pada akhirnya perusahaan harus memilih untuk mengurangi jumlah karyawan,” jelas Rudi. Menurutnya, penurunan order sudah dialami sejak Agustus 2024 lalu. Perusahaan terus bertahan dengan mengurangi jam kerja, supaya tidak terjadi PHK.

Dengan menghadapi situasi seperti ini PT Victory Chinglu yang beroperasi di bidang tekstil terpaksa mengambil langkah efisiensi untuk menjaga kondisi ekonomi perusahaan.

Rudi menyatakan, memang perusahaan menginformasikan, ada sekitar 2.400 karyawan terkena PHK. Ini dilakukan sejak awal Januari 2025. Perusahaan sudah membahasnya bersama serikat buruh sejak Desember 2024.

Rudi menyampaikan, terkait pemenuhan hak pekerja sudah dilakukan pembahasan bersama pemerintah, serikat buruh, dan perusahaan. Hasilnya, beberapa poin kesepakatan seperti pemenuhan pembayaran hak-hak pekerja pasca di-PHK. Juga penyaluran manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Perusahaan Chinglu ini dinilai baik karena melaporkan akan mengikuti segala peraturan di mana seluruh hak-hak karyawan akan diberikan,” tandas Rudi.

Bupati Baru

Selanjutnya, pekerja-pekerja Tangerang mengharapkan situasi yang lebih baik di bawah bupati baru. DPRD Kabupaten Tangerang telah mengesahkan pasangan Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tangerang 2025-2030. Pengesahan dilakukan Senin (13/1) kemarin.

Pengesahan ini secara resmi diumumkan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail, dalam rapat paripurna. Rapat paripurna dengan agenda tunggal penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Tangerang. Rapat penetapan dihadiri anggota legislatif dan yudikatif.

“Dengan ini DPRD Kabupaten Tangerang menetapkan dan mengesahkan pasangan Maesyal Rasyid-Intan Nurul Hikmah sebagai Bupati-Wakil Bupati Terpilih,” ucap Kholid. Pasangan ini memperoleh suara 995.486 suara atau 65,14 persen. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.