Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenag Dorong Guru-Dosen Cakap Teknologi dan Informasi

📅 Selasa, 14 Jan 2025, 12:40 WIB | Oleh:
Kemenag Dorong Guru-Dosen Cakap Teknologi dan Informasi Doc: ANTARA/HO-Humas Kemenag Sumbar
Ket. Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag RI Faisal Ali Hasyim memberikan paparan di Bukittinggi, Selasa(14/1/2025).

BUKITTINGGI - Kementerian Agama (Kemenag) RI mendorong para guru dan dosen di bawah naungan kementerian tersebut cakap atau mahir memanfaatkan teknologi dan informasi untuk mentransformasikan ilmu pengetahuan kepada anak didik.

"Pemanfaatan teknologi dan informasi ini satu peluang dalam mentransformasikan pengetahuan sekaligus mempromosikan potensi suatu daerah," kata Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag RI Faisal Ali Hasyim di Bukittinggi, Selasa.

Menurut Faisal, kemajuan teknologi dan informasi tidak selalu berdampak negatif, namun juga bisa bermanfaat bagi dunia pendidikan apabila digunakan secara tepat termasuk menjadi sebuah peluang memudahkan suatu pekerjaan.

Oleh karena itu, ia mendorong para dosen dan guru madrasah di tanah air untuk aktif mengunggah berbagai konten pembelajaran ke berbagai platform yang tersedia. Selain mengedukasi masyarakat, hal itu juga bisa memberikan manfaat ekonomis.

"Jadi jangan bangga apabila sudah bisa mengajar di kelas tetapi belum bisa memberikan manfaat yang lebih luas lagi," ujar dia memotivasi.

Selain itu, Irjen Kemenag juga mendorong para guru maupun dosen termasuk mahasiswa memiliki keterampilan bahasa hingga kemampuan budaya antara satu bangsa dengan lainnya menjadi hal penting.

Ia mengatakan, untuk menciptakan lulusan perguruan tinggi yang siap bersaing di tataran global, maka kualitas sumber daya manusia yang cakap dan berkualitas menjadi sebuah keharusan.

"Ke depan kita semakin butuh kualifikasi mahasiswa dan dosen yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut," ujar dia.

Sementara itu, salah seorang guru MAN 1 Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Dasmaida, mengatakan masukan dari Irjen Kemenag yang mendorong agar para guru mengunggah materi pelajaran ke platform media sosial seperti YouTube sangat baik untuk memperluas jangkauan dalam mentransformasikan pendidikan.

"Beberapa guru di sekolah ini sudah ada yang mengunggah materi pelajaran ke platform YouTube. Ke depan kita akan mencoba memasifkannya," kata Dasmaida.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Kanada Cari Celah Pererat H...
Luar Negeri
Oman Tunda Pertemuan Darura...
Luar Negeri
Mau Buka Selat Hormuz, Iran...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.