Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Digitalisasi, Kunci Keberlanjutan UMKM Agrifood

📅 Selasa, 14 Jan 2025, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sementara platform Sayur Box berhasil menghubungkan petani dengan konsumen atau pasar secara langsung, sehingga memotong rantai pasok dan meningkatkan pendapatan petani yang menjadi mitra hingga 10 kali lipat.

Tantangan digitalisasi UMKM

Meski potensinya besar, digitalisasi UMKM agrifood menghadapi berbagai hambatan:



  • Infrastruktur tidak merata: Akses internet yang terbatas di pedesaan menjadi penghalang utama. Data Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat 12.548 desa belum memiliki akses internet stabil pada 2023. Proyek Palapa Ring dan perluasan jaringan 4G dirancang untuk mengurangi kesenjangan ini, tetapi realisasinya masih terseok-seok.


  • Kesulitan akses terhadap pembiayaan teknologi: Banyak pelaku UMKM kesulitan memperoleh modal untuk membeli perangkat (seperti ponsel pintar atau komputer) atau berlangganan layanan digital. Menurut laporan Bappenas, hanya 17% UMKM sektor agrifood yang memiliki akses ke pembiayaan formal. Pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah memberikan bantuan, tetapi alokasinya untuk pembiayaan teknologi masih rendah.


Strategi keberlanjutan: Kolaborasi dan ekosistem digital

Melihat begitu banyak tantangan dalam pengembangan ekosistem digital, maka untuk memastikan strategi keberlanjutan UMKM, kita bisa merujuk Theory of Ecosystem yang dikembangkan oleh ahli strategi bisnis Michael G. Jacobides dan Theory of Access yang dikembangkan ilmuwan Jesse C. Ribot dan Nancy Lee Peluso.

Theory of Ecosystem menjelaskan bahwa keberhasilan ekosistem digital tidak bisa bergantung pada satu pihak saja, melainkan pada kolaborasi antar pemangku kepentingan.

Sementara itu, Theory of Access menggarisbawahi bahwa akses bukan sekadar ketersediaan teknologi atau infrastruktur, tetapi juga mencakup kemampuan individu atau organisasi untuk memanfaatkannya secara efektif.

Untuk itu, dalam membentuk ekosistem ekonomi digital, diperlukan strategi berbasis kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga keuangan. Pemerintah harus memperluas infrastruktur digital hingga ke pedesaan, menyediakan regulasi yang mendukung, serta memperbanyak program literasi digital.

Adapun sektor swasta, dapat menawarkan teknologi yang relevan dan mudah diakses, sementara lembaga keuangan memberikan akses pembiayaan yang lebih luas untuk mendukung UMKM.

Di era teknologi ini, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan esensial bagi UMKM. Digitalisasi adalah peluang besar bagi UMKM agrifood untuk memastikan keberlanjutan dan meningkatkan kontribusinya terhadap ekonomi nasional dan ketahanan pangan. Namun, sekali lagi, keberhasilan ini hanya dapat dicapai melalui kerja sama semua pihak.The Conversation

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...
Daerah
Gunung Lewotobi Laki-Laki A...
Rona
Pemusatan latihan Gita Baha...

Kejuaraan Seluncur Es Terbuka Asia 2026

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Olahraga
Kejuaraan Seluncur Es Terbu...

Realisasi PNBP Sumatera Selatan

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Realisasi PNBP Sumatera Sel...

Optimalisasi pengelolaan sampah TPS 3R

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Optimalisasi pengelolaan sa...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.