Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terdampak Tanah Longsor, Delapan Rumah di Bukit Jodoh Batam Rusak

📅 Senin, 13 Jan 2025, 17:54 WIB | Oleh:
Terdampak Tanah Longsor, Delapan Rumah di Bukit Jodoh Batam Rusak Doc: (ANTARA/Jessica)
Ket. Kondisi rumah warga di Kampung Melayu Bukit Jodoh Kota Batam yang rusak dampak tanah longsor, Senin (13/1).

BATAM - Delapan rumah warga di Kampung Melayu Bukit Jodoh, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), rusak akibat bencana tanah longsor karena cuaca ekstrem yang berlangsung sejak Jumat (10/1) hingga saat ini di wilayah setempat.

Ketua RW 01 Kampung Melayu Bukit Jodoh Chadirun di Batam, Senin, mengatakan dari delapan rumah yang rusak, satu di antaranya mengalami rusak parah.

Ia menjelaskan selain tempat kediaman, rumah tersebut juga dijadikan tempat usaha penjual ayam penyet.

“Pemilik rumah sudah dievakuasi ke rumah anaknya. Barang-barang ada yang disimpan di balai pertemuan,” ujar Chadirun.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kontur tanah di wilayah itu berbukit, sehingga rawan terjadi tanah longsor saat cuaca ekstrem.

"Struktur tanah berbukit, sehingga berisiko longsor. Dikhawatirkan ada longsor susulan. Tahun anggaran ini sudah direalisasikan juga pembuatan talud. Balai pertemuan juga dibuat sebagai posko," ujar dia.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada, dan untuk sementara waktu warga yang terdampak longsor bisa mengungsi di rumah keluarganya.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Barang-barang cepat dievakuasi dan kita imbau warga agar tidak tinggal di rumah yang terdampak longsor," kata Chadirun.

Sebelumnya, lima rumah di wilayah Perumahan Tiban Koperasi, Kota Batam, Kepulauan Ria, terdampak tanah longsor yang diakibatkan cuaca ekstrem di kota itu.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli dalam keterangan yang diterima di Batam, Senin, mengatakan pada pukul 01.30 WIB, pihaknya mendapat laporan telah terjadi tanah longsor di wilayah tersebut.

“Lima rumah di Blok S dilaporkan terkena dampak longsor tersebut, yakni S 26A, S 27A, S 28A, S 29A, dan S 30A,” ujar Fazzli.

Ia menyampaikan bahwa longsor diduga terjadi karena hujan yang terus menerus mengguyur Kota Batam dan sekitarnya selama dua hari berturut-turut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.