Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Lonjakan Penularan Penyakit, Pemprov Jatim Minta Peternak Lakukan Vaksin Mandiri Tangani PMK

📅 Minggu, 12 Jan 2025, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Lonjakan Penularan Penyakit, Pemprov Jatim Minta Peternak Lakukan Vaksin Mandiri Tangani PMK Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim
Ket. Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meninjau peternakan sapi di Koperasi SAE Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (11/1/2025).

Malang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur meminta seluruh peternak sapi di wilayah setempat secepatnya melakukan vaksinasi secara mandiri untuk mempercepat penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

"Ketika wabah PMK kembali melonjak, koperasi langsung memberikan vaksinasi dan vitamin kepada hewan ternak sapi," kata Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono di Koperasi SAE Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu.

Langkah strategis itu bisa menjadi contoh koperasi lain di Jawa Timur, sehingga angka kasus wabah bisa ditekan secepatnya.

Saat ini ada 25 ribu vaksinasi yang sedang berjalan. Ditambah penyuntikan vaksin sebanyak 325 ribu yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur.

Kemudian, Pemprov setempat juga mendapatkan bantuan sebanyak 1,4 juta vaksin PMK dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.

"Memang kebutuhan vaksin sekitar 6-7 juta vaksin, kami akan memasifkan seiring dengan terjadinya peningkatan PMK," ujarnya.

Adhy menyebut sejak 1 Desember 2024 sampai 10 Januari 2025, ada 11.317 ekor sapi terpapar PMK. Lalu, dari jumlah itu 70 persen berstatus dalam proses penyembuhan, 22 persen sembuh, dan 8 persen sisanya mati hingga dipotong paksa.

"Ini belum besar karena persentasenya tiga persen dari populasi," ucapnya.

Terkait kebijakan menutup perdagangan pasar hewan selama 14 hari, Adhy menyebut sudah ada tiga kabupaten yang menjalankan kebijakan ini, yakni Tulungagung, Situbondo dan Ponorogo. Namun, ketiganya masih dalam kontrol Pemprov Jawa Timur.

"Kami benar-benar mengantisipasi PMK dimulai dengan memperketat kebijakan jalur lalu lintas perdagangan sapi serta hewan ternak lainnya," kata Adhy.

Sebagai langkah pencegahan dini, Pemprov Jawa Timur meminta peternak maupun koperasi susu agar memperhatikan kondisi kebersihan kandang.

"Membersihkan kandang dan lingkungan dengan cairan disinfektan serta pemberian vaksinasi kepada ternak sehat sebagai langkah pencegahan," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Polaroid Luncurkan Kamera A...

Hindari Kawasan GBK, Ada Konser Exo, Lalu Lintas Dialihkan

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Hindari Kawasan GBK, Ada Ko...

Waduh, Ayam Jantan Malu Berkokok, Keok dari Pantai Gading

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Waduh, Ayam Jantan Malu Ber...
Olahraga
Seixas Siap Ganggu Dominasi...
PROFIL BINTANG

Alphonso Davies

47 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Alphonso Davies

Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako

55 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Ferrari Siap Akhiri Laju Ke...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.