Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Museum Song Terus, Jejak Peradaban Manusia Prasejarah di Gunung Sewu

📅 Sabtu, 11 Jan 2025, 06:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

Saat memasuki ruangan museum pengunjung akan disuguhkan dengan ketiga lapisan itu. Di samping itu ditampilkan berbagai koleksi prasejarah seperti kerangka manusia purba, hewan, hingga alat-alat yang digunakan sesuai dengan lapisan yang ada.

Ada juga banyak penjelasan tentang situs penemuan di Gunung Sewu. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa melihat bukti sejarah masa lalu hingga masa kini. Tidak lupa juga banyak sketsa dan ilustrasi tentang kehidupan purba pada periode kehidupan masa lampau.

1736521003_6df29148b8fd4e75a88a.jpg

Museum ini menyajikan tinggalan kebudayaan prasejarah yang ada di Kawasan Cagar Budaya Gunung Sewu sejak pleistosen tengah hingga holosen atau lebih kurang 350.000 hingga 5.000 tahun yang lalu. Ada lebih dari 4.627 koleksi yang mencakup artefak dari zaman prasejarah hingga kehidupan tradisional masa kini dipamerkan dalam museum.

Koleksi disimpan di ruangan khusus dan di enam ruangan atau zona yang terbagi sesuai kronologi kejadian.  Zona 1 adalah Introduksi memuat informasi umum terkait Museum Song Terus dan kawasan karst Gunung Sewu. Di sini dijelaskan peran umum museum sebagai salah satu tempat interpretasi kehidupan prasejarah, ceruk alam, dan kondisi aliran sungai bawah tanah Gunung Sewu.

Zona 2 berupa Lingkungan Alam Gunung Sewu. Galeri-galerinya menyajikan informasi tentang proses alam pembentukan bukit-bukit kerucut karst Gunung Sewu, serta keanekaragaman hayati yang telah ada sejak lama sampai akhirnya mulai dihuni manusia.

Zona 3 berupa Perjalanan Kehidupan Manusia Prasejarah Gunung Sewu. Di sini pengunjung akan menemukan kehidupan yang berlangsung di Gunung Sewu dari masa paling tua sampai paling muda di era prasejarah.

Zona tersebut juga menceritakan pertemuan dua ras manusia modern terbesar, yaitu Australomelanesoid dan Mongoloid. Di Gunung Sewu mereka mereka bertahan hidup dan beradaptasi dengan lingkungannya serta menghasilkan corak kebudayaan yang beragam.

1736521115_622182c33a18c69f682d.jpg

Sedangkan Zona 4 berisi Capaian Peradaban Manusia Prasejarah Gunung Sewu. Di sini ditampilkan ragam produk budaya manusia penghuni kawasan tersebut. Ada berbagai alat-alat batu, seperti calon-calon beliung (perkakas serupa mata kapak untuk memotong kayu dan bercocok tanam), serpih (limbah batu untuk menguliti, memotong, dan mengiris binatang buruan), bahan baku alat baik dari batu-batuan atau artefak kerang, perhiasan, dan sistem penguburan yang pernah eksis di kawasan karst tersebut.

Adapun Zona 5 diberi nama Gunung Sewu Masa Sekarang. Diperlihatkan kepada pengunjung koleksi-koleksi tradisi prasejarah yang diadaptasi dan berlangsung hingga saat ini. Di sini terdapat beberapa contoh peralatan seperti pandai besi.

Beberapa peralatan pandai besi dimaksud adalah ububan (sejenis alat penghembus api pada tungku), palu, sabit, gantol, dan tatakan. Peralatan lainnya adala Pun alat-alat dapur, seperti kendi, kendil, tungku, lemper, alu, lumbu, teko, kuali, dan gentong.

Terakhir di Zona 6 adalah Kesimpulan. Ruangan ini merupakan galeri penutup yang mengajak pengunjung merenungkan dan memahami kembali jejak sejarah, apa pun itu, yang telah terjadi di pegunungan kapur ini dari periode lampau sampai sekarang. Perjalanan panjang tersebut diharapkan memberi pelajaran berarti bagi masyarakat yang hidup saat ini.  hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Bagnaia Tak Terbendung di S...
Luar Negeri
Tiongkok Demonstrasikan Kem...
Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

20 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.