Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNGA: Piagam PBB Jadi Landasan untuk Menjaga Perdamaian Global

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 20:56 WIB | Oleh:
UNGA: Piagam PBB Jadi Landasan untuk Menjaga Perdamaian Global Doc: AFP/Angela Weiss
Ket. Logo Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

NEW YORK - Tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi landasan dalam membentuk tatanan internasional pasca-Perang Dunia II dan tetap penting untuk menjaga perdamaian serta keamanan global, kata Presiden Majelis Umum PBB (United Nations General Assembly/UNGA) sesi ke-79 Philemon Yang.

Piagam PBB, yang disahkan menyusul kehancuran besar yang belum pernah terjadi sebelumnya, mencerminkan komitmen bersama untuk "menyelamatkan generasi penerus dari bencana perang" melalui kerja sama internasional, kesetaraan kedaulatan negara-negara, dan penghormatan terhadap martabat manusia universal, ujar Yang dalam wawancara tertulis dengan Xinhua baru-baru ini.

Piagam PBB ditandatangani di San Francisco, California, Amerika Serikat (AS), pada 1945 oleh perwakilan dari 50 negara. Piagam itu terlahir dari tekad bersama untuk memastikan kengerian dua perang dunia tidak akan terulang kembali, kata Yang.

"Piagam PBB mencerminkan janji sakral untuk membangun sistem internasional baru yang berakar pada kerja sama, sikap saling menghormati, dan kesetaraan kedaulatan semua negara," kata Yang.

Presiden UNGA itu menekankan bahwa selama 80 tahun terakhir, prinsip-prinsip Piagam PBB menjadi pilar diplomasi multilateral, mencegah pecahnya perang dunia baru, mendorong dekolonisasi, mengurangi kemiskinan global, dan menyediakan wadah untuk menghadapi tantangan bersama.

"Ketika dunia terus menghadapi krisis serius, Piagam ini memungkinkan PBB berfungsi sebagai forum dialog dan penjaga perdamaian," tutur dia.

Meski PBB jauh dari sempurna, nilai-nilai yang tetap bertahan terletak di dalam visinya tentang diplomasi, bukannya kekerasan, serta seruannya tentang aksi bersama demi dunia yang lebih adil, damai, dan aman, ujar Yang.

"Kita harus terus memanfaatkan semangat San Francisco, yang melahirkan Piagam PBB dan terus menginspirasi aksi yang berani, kooperatif, serta berlandaskan prinsip demi generasi mendatang," ujar Yang menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.