Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meriah, Reog Ponorogo Ditampilkan dalam Syukuran Penetapan Warisan Budaya Takbenda UNESCO

📅 Sabtu, 11 Jan 2025, 20:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meriah, Reog Ponorogo Ditampilkan dalam Syukuran Penetapan Warisan Budaya Takbenda UNESCO Doc: ANTARA/Didik Suhartono
Ket. Arsip Foto - Pagelaran Reog Ponorogo di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/12/2024).

Jakarta- Sebanyak 40 komunitas menampilkan atraksi Reog Ponorogo dalam acara syukuran penetapan pertunjukan kesenian tradisional itu sebagai salah satu warisan budaya takbenda UNESCO.

Dalam acara syukuran yang digelar di Jakarta, Sabtu, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan bahwa masuknya Reog Ponorogo dalam daftar warisan budaya takbenda UNESCO tidak lepas dari perjuangan masyarakat Ponorogo di Jawa Timur.

"Syukur alhamdulillah, (berkat) perjuangan seluruh masyarakat dan komponen pegiat seni budaya, Reog Ponorogo secara resmi ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda dari UNESCO. Ini kita betul-betul bersyukur," katanya.

Dia menyampaikan bahwa perjuangan masyarakat Ponorogo dalam mengupayakan pertunjukan reyog dari daerah mereka menjadi bagian warisan budaya takbenda UNESCO tidak mudah.

"Sebenarnya sudah dari sejak tahun-tahun yang lalu (diperjuangkan) supaya Reog Ponorogo diakui oleh UNESCO. Namun, berbagai upaya ternyata memang masih perlu proses cukup panjang, bahkan yang sedianya harusnya dua tahun yang lalu, tiba-tiba ke geser dan baru ditetapkan di Desember 2024 kemarin," katanya.

Reog Ponorogo diputuskan masuk dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO dalam sidang ke-19 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Paraguay pada 3 Desember 2024.

Susiwijono berharap masuknya Reog Ponorogo dalam daftar warisan budaya takbenda dunia dapat diikuti dengan peningkatan upaya pelestarian kesenian tradisional tersebut.

Harapannya, kaum muda selanjutnya lebih terlibat dalam upaya pelestarian Reog Ponorogo.

Sebagai bagian dari upaya pelestarian, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengemukakan rencana untuk membangun monumen Reog Ponorogo.

Pemerintah daerah berencana menjadikan monumen tersebut sebagai sarana edukasi dan wisata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.