Inter dan Milan Siap Buktikan Dominasi
📅 Senin, 06 Jan 2025, 06:23 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP/ Gabriel BUYS
RIYADH - Derby Della Madonnina yang penuh gengsi akan berlangsung Selasa (7/1) dini hari WIB saat Inter Milan dan AC Milan bertarung untuk memperebutkan trofi Supercoppa Italiana (Piala Super Italia).
Dalam pertarungan ini, Inter berambisi mempertahankan gelar untuk keempat kalinya secara beruntun. Di sisi lain, Milan berpeluang menyamai rekor delapan gelar Piala Super dengan mengalahkan rival sekota untuk kedua kalinya musim ini.
Meskipun memiliki sejarah panjang dan prestasi gemilang, final yang digelar hari Senin waktu setempat hanya akan menjadi pertemuan keempat antara kedua tim di laga final, setelah Coppa Italia 1977 dan dua laga Supercoppa di masa lalu.
Pertemuan pertama terjadi padabulan Agustus 2011,saat itu Rossoneri menang 2-1. Namun dua tahun lalu, Nerazzurri berhasil membalas dendam dengan kemenangan telak 3-0 di Arab Saudi.
Kini, kedua tim kembali bertemu di Riyadh, dengan Inter sebagai juara bertahan setelah memenangkan Serie A musim lalu, mengungguli Milan di klasemen. PadaKamis (2/1) lalu, Inter mengalahkan Atalanta BC di semifinal pertama dengan skor 2-0,lewat dua gol Denzel Dumfries di babak kedua.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemenangan tersebut menempatkan Inter hanya selangkah lagi dari trofi perdana di tahun 2025. Ambisi Inter tahun ini adalah meraih empat gelar sekaligus (Scudetto, Coppa Italia, Liga Champions, dan Supercoppa).
Pelatih Inter, Simone Inzaghi, mengatakan: “Kami datang ke sini dengan keyakinan dan fokus penuh. Trofi ini adalah bagian dari sejarah kami dan kami ingin terus menambahkannya. Milan adalah lawan yang tangguh, tetapi kami siap menghadapi tantangan ini.”
Sejak kemenangan 2-1 di liga pada bulan September lalu, berkat gol penentu Matteo Gabbia, performa Milan menurun drastis, hingga tertinggal 13 poin dari Inter di klasemen Serie A.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan posisi Liga Champions dipertaruhkan, Milan memecat Paulo Fonseca setelah Natal dan menunjuk Sergio Conceicao sebagai pelatih baru. Dalam laga debutnya, Conceicao berhasil membawa Milan menang atas Juventus di semifinal kedua.
Setelah babak pertama yang kurang mengesankan, Milan menyamakan kedudukan melalui penalti Christian Pulisic, diikuti gol kedua melalui defleksi tak lama setelahnya. Kemenangan itu memberikan awal manis bagi Conceicao, yang kini berpeluang memenangkan trofi pertamanya hanya dalam sepekan setelah bergabung.
“Derby ini adalah tentang kebanggaan, sejarah, dan peluang besar. Kami tahu tekanan yang ada, tetapi kami juga tahu bagaimana meresponsnya. Saya percaya pada tim ini dan kemenangan di final ini akan menjadi langkah awal untuk perjalanan besar,” ujar Conceicao.
Kondisi Tim
Sementara itu dilaporkan bahwa pencetak gol terbanyak Inter, Marcus Thuram, diragukan tampil setelah cedera paha yang membuatnya ditarik keluar pada babak pertama semifinal melawan Atalanta. Jika absen, Mehdi Taremi, Joaquin Correa, atau Marko Arnautovic akan bersaing untuk mendampingi Lautaro Martinez di lini depan.
Inter juga tidak akan diperkuat Benjamin Pavard dan Francesco Acerbi yang tetap berada di Italia, tetapi pemain lainnya siap untuk dimainkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!