Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Telur dan Tukik Labi-labi Diselamatkan di Papua

📅 Kamis, 02 Jan 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Ribuan Telur dan Tukik Labi-labi Diselamatkan di Papua Doc: ANTARA/HO-BBKSDA Papua
Ket. Kondisi tukik labi-labi moncong babi (Carettochelys insculpta) yang baru menetas di kediaman pelaku MKP dan dalam proses pemindahan ke air ketika diamankan oleh Polres Asmat di Kabupaten Asmat Papua Selatan, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua telah berhasil menyelamatkan ribuan telur dan tukik labi-labi moncong babi (Carettochelys insculpta) yang terancam punah di di Asmat Papua Selatan.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta Kamis, BBKSDA Papua merinci bahwa Satuan Reserse Kriminal Polres Asmat mengamankan 9.000 butir telur serta 1.809 tukik di kediaman pelaku berinisial MKP pada 13 Desember 2024, dan pada 14 Desember 2024 kembali diamankan 10.000 butir telur serta 1.385 tukik di kediaman pelaku berbeda.

Berdasarkan keterangan itu, aksi pengamanan tersebut dilaksanakan berdasarkan laporan masyarakat dan penyelidikan mendalam oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Asmat terhadap kedua pelaku.

"Peristiwa ini merupakan bagian dari pencapaian kita bersama. Kami memberikan apresiasi, khususnya kepada Polres Asmat, berbagai instansi terkait, juga tim Seksi Konservasi Wilayah I BBKSDA Papua. Mari kita terus tingkatkan sinergi dan kerja sama, sehingga satwa liar Papua dapat dijaga kelestariannya," kata Kepala BBKSDA Papua A.G. Martana dalam keterangan tersebut.

Tukik-tukik itu sendiri sempat ditampung di kantor Polres Asmat dengan telur-telur tetap berada di TKP dan diberi garis polisi, karena dalam posisi siap menetas.

Seksi Konservasi Wilayah I BBKSDA Papua bersama dokter hewan dari Dinas Tanaman Pangan dan Pertanian Kabupaten Asmat kemudian melakukan pemantauan secara rutin dengan hampir setiap hari ada tukik yang menetas di dua TKP.

BBKSDA Papua bersama pihak-pihak terkait kemudian pada 28 Desember 2024 telah melepasliarkan 6.000 tukik hasil pengamanan tersebut. Namun, masih terdapat sekitar 1.000 tukik di penampungan kantor Polres Asmat dan akan dilepasliarkan kemudian, dengan telur yang belum menetas berjumlah sekitar 10.000 butir.

Labi-labi moncong babi sendiri adalah hewan endemik Papua yang populasinya semakin terancam. Satwa tersebut masuk dalam kategori rentan dalam Daftar Merah International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.