Setidaknya 176 Orang Tewas saat Pesawat Ini Jatuh di Bandara Korea Selatan
📅 Minggu, 29 Des 2024, 17:30 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
MUAN - Setidaknya 176 orang tewas ketika sebuah pesawat penumpang terbakar setelah tergelincir dari landasan pacu dan jatuh di sebuah bandara di kota Muan, Korea Selatan, Minggu (29/12).
Dari Al Jazeera, kecelakaan itu terjadi pada hari Minggu pukul 9.03 pagi waktu setempat (00:03 GMT) saat penerbangan Jeju Air, yang membawa 175 penumpang dan enam awak dari ibu kota Thailand, Bangkok, mendarat di Bandara Internasional Muan yang terletak sekitar 289 km (179 mil) barat daya ibu kota Seoul.
Badan Pemadam Kebakaran Nasional mengonfirmasi bahwa 176 orang, 83 wanita, 82 pria, dan 11 orang lainnya yang jenis kelaminnya tidak dapat diidentifikasi, telah tewas, dan dua orang telah diselamatkan, keduanya adalah awak pesawat. "Api yang membakar pesawat telah padam," kata badan tersebut.
Mengutip pejabat badan pemadam kebakaran, kantor berita Korea Selatan Yonhap mengatakan bahwa harapan memudar bagi para korban selamat.
"Sepertinya telah terjadi semacam kerusakan pada roda pendaratan dan gambar yang telah beredar di media di sini memang memperlihatkan pesawat mendarat dengan posisi terbalik, meluncur di sepanjang landasan, lalu diikuti oleh ledakan besar," kata Rob McBride dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Seoul.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Keterangan saksi mata menyebutkan adanya serangkaian ledakan dan tentu saja gambar yang kami lihat menunjukkan kebakaran yang dahsyat,” katanya.
Pesawat jet Boeing 737-800 itu berusia 15 tahun, dilaporkan membawa dua penumpang berkebangsaan Thailand dan sisanya diyakini warga Korea Selatan.
Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra telah menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban kecelakaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Luar Negeri Thailand telah diperintahkan untuk menyelidiki apakah ada penumpang Thailand di pesawat tersebut dan untuk memberikan "bantuan segera", kata perdana menteri dalam sebuah posting di media sosial.
Satu foto yang dibagikan oleh media lokal menunjukkan kepulan asap hitam tebal keluar dari pesawat. Foto lain menunjukkan bagian ekor pesawat dilalap api di sisi landasan pacu, dengan petugas pemadam kebakaran dan kendaraan darurat di dekatnya.
Kantor berita Yonhap melaporkan bahwa kecelakaan itu diyakini disebabkan oleh "kontak dengan burung, yang mengakibatkan tidak berfungsinya roda pendaratan" saat pesawat berusaha mendarat di bandara.
Kantor berita News1 melaporkan bahwa seorang penumpang mengirim pesan singkat kepada seorang kerabat yang mengatakan bahwa ada burung yang tersangkut di sayap pesawat. Pesan terakhir orang tersebut adalah, "Haruskah saya mengucapkan kata-kata terakhir saya?"
Seorang pejabat dari departemen penerbangan Kementerian Transportasi Korea Selatan mengatakan tabrakan burung merupakan salah satu dari beberapa teori penyebab kecelakaan yang belum diverifikasi dan bahwa penyelidikan masih berlangsung.
Sementara itu, Penjabat Presiden Korea Selatan, Choi Sang-mok, memerintahkan “upaya habis-habisan untuk operasi penyelamatan” di bandara Muan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!