Beranikah Manchester City Pecat Pep Guardiola?
📅 Minggu, 29 Des 2024, 14:50 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: istimewa
MANCHESTER – Manajemen Manchester City rasanya bakal sulit untuk bersikap tegas dengan memecat Pep Guardiola, pelatih yang telah membawa tim ke masa kejayaan dengan sederet prestasi yang konsisten diraih setiap musimnya. Apapun yang terjadi saat ini, Pep Guardiola telah mengubah sejarah City menjadi klub yang bersinar terang dan bergelimang trofi tak hanya di pentas domestik, tetapi juga di kancah eropa dan bahkan dunia.
Meskipun saat ini Guardiola boleh dibilang menjadi aktor utama di balik rentetan performa buruk The Citizens sepanjang klub itu dimiliki City Holding Group pimpinan Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
City hanya bisa sekali menang dari 13 pertandingan terakhirnya dalam semua kompetisi. Mereka kalah sembilan kali, sedangkan sisanya berakhir seri.
Catatan buruk itu tak pernah terjadi semenjak The Sky Blues berada di tangan Sheikh Mansour, yang mengakuisisi klub itu padaSeptember 2008. Kekalahan sebanyak itu membuat Manchester Biru terbuang dari perburuan gelar juara Liga Inggris.
City kini tercecer pada peringkat ketujuh dengan 28 poin, atau 14 poin di bawah Liverpool yang memuncaki klasemen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kondisi tak jauh berbeda terjadi di Liga Champions. City juga inkonsisten sampai berada pada peringkat ke-22 dengan delapan poin.
Dengan tersisa dua pertandingan fase liga, secara matematis peluang City mendapatkan tiket otomatis ke babak 16 besar pun mengecil. Hanya tim yang masuk delapan besar fase liga yang boleh menggenggam tiket tersebut.
Pun dalam Carabao Cup. Ruben Dias dan kawan-kawan tersingkir pada 16 besar setelah menyerah di tangan Tottenham Hotspur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Padahal, di bawah asuhanpelatih asal Catalunya itu City dominan dalam beberapa musim terakhir.
Ukir Sejarah
Selain mengukir sejarah dengan menjuarai Liga Inggris dalam empat musim berturut-turut, Guardiola juga membawa Manchester City meraih sixtuple atau enam gelar juara dalam satu tahun kalender pada 2022.
Semenjak menangani klub itu pada musim 2016/2017, Guardiola sudah mempersembahkan 18 trofi kepada klub Etihad tersebut.
Deretan trofi itu membawa Guardiola menyandang predikat pelatih tersukses Manchester City sepanjang masa.
Namun ada harga mahal yang harus dibayar untuk mencatatkan kesuksesan seperti dicapai Guardiola bersama Manchester City.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!