Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tradisi Ramah Lingkungan untuk Ciptakan Celana Jins Berkelanjutan di Jepang

📅 Sabtu, 28 Des 2024, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Momotaro Jeans dinamai berdasarkan pahlawan cerita rakyat di Okayama, tempat Kojima berada. Perusahaan ini merupakan bagian dari wilayah Sanbi yang memproduksi denim, yang juga mencakup Hiroshima.

Faktor lain yang menjadikan merek seperti Momotaro Jeans istimewa dan mahal adalah penggunaan mesin tenun shuttle loom tua yang sangat berisik, yang hanya bisa menghasilkan seperempat dibandingkan hasil produksi alat tenun pabrik terbaru.

Mesin-mesin itu sering rusak, tetapi satu-satunya orang yang tahu cara memperbaiki mesin-mesin itu adalah mereka yang berusia 70-an atau lebih tua, menurut Shigeru Uchida, seorang perajin tenun di Momotaro.

Merek Momotaro Jeans hanya menggunakan beberapa alat tenun shuttle yang dibuat pada tahun 1980-an oleh perusahaan milik Toyota.

"Saat ini hanya ada beberapa mesin seperti itu di Jepang karena sudah tidak diproduksi lagi, kata Uchida yang berusia 78 tahun, sembari berjalan maju mundur di antara mesin-mesin untuk mendeteksi suara-suara tidak biasa yang bisa menjadi tanda kerusakan.

Meski rumit, Uchida mengatakan kain yang mereka gunakan sepadan dengan harganya. "Teksturnya sangat halus saat disentuh, dan jika dibuat menjadi celana jins, teksturnya bertahan cukup lama," imbuh dia.

Sedangkan Suzuki mengatakan Momotaro Jeans adalah pilihan yang berkelanjutan karena kapanpun Anda membawanya kembali (jika terjadi kerusakan), maka mereka akan bertanggung jawab untuk memperbaikinya.

"Ketika orang menghabiskan banyak waktu dengan mengenakan celana jins, jalan hidup mereka akan tertuju pada pakaian tersebut, tergantung pada bagaimana mereka mengenakan atau mencucinya dan bahkan di mana mereka tinggal,” kata Suzuki. "Kami ingin mempertahankan keistimewaan  tersebut selama mungkin," imbuh dia. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.