Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketegangan Politik di Korsel Meningkat Setelah Parlemen Memakzulkan Penjabat Presiden Han

📅 Sabtu, 28 Des 2024, 01:00 WIB | Oleh:
Ketegangan Politik di Korsel Meningkat Setelah Parlemen Memakzulkan Penjabat Presiden Han Doc: antara
Ket. Parlemen Makzulkan Penjabat Presiden Han Duck-soo

SEOUL – Anggota parlemen Korea Selatan, pada hari Jumat (27/12), memakzulkan penjabat Presiden Han Duck-soo, saat negara itu berjuang untuk mengatasi kekacauan politik yang dipicu oleh deklarasi darurat militer pendahulunya yang menggemparkan dunia.

Han Duck-soo mengambil alih jabatan penjabat presiden dari Presiden Yoon Suk Yeol, yang diskors setelah pemungutan suara parlemen atas keputusannya untuk memberlakukan darurat militer pada tanggal 3 Desember.

Dikutip dari Le Monde, anggota parlemen oposisi menuntut Han, yang juga perdana menteri, dicopot dari jabatannya, dengan alasan dia telah menolak tuntutan untuk menyelesaikan proses pemakzulan Yoon dan menyeretnya ke pengadilan.

"Saya umumkan mosi pemakzulan Perdana Menteri Han Duck-soo telah disahkan. Dari 192 anggota parlemen yang memberikan suara, 192 memilih untuk memakzulkan," kata Ketua Majelis Nasional, Woo Won-shik.

Penghitungan suara untuk pemakzulan ditunda karena anggota parlemen dari People's Power Party (PPP) yang berkuasa melakukan protes di parlemen setelah Woo mengatakan hanya dibutuhkan mayoritas suara di parlemen yang beranggotakan 300 orang untuk melanjutkan pemakzulan.

Anggota parlemen PPP mulai berteriak-teriak dengan marah dan banyak yang bergegas ke arah Woo, menuntut agar dia mengundurkan diri. Mereka tidak ikut serta dalam pemungutan suara.

Makin Kacau

Ini menjadi pemakzulan kedua kepala negara Korea Selatan hanya dalam waktu dua minggu, menambah kekacauan lanskap politik negara yang dinamis. Ini juga merupakan pemakzulan pertama Korea Selatan terhadap seorang penjabat presiden.

Pemimpin PPP, Kweon Seong-dong, mengatakan setelah pemungutan suara bahwa Han harus terus memimpin urusan negara tanpa tunduk pada pengesahan mosi pemakzulan oleh oposisi.

Namun, Han mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah pemungutan suara bahwa ia "menghormati keputusan parlemen" dan akan menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi selanjutnya apakah akan mendukungnya.

Pihak oposisi mengatakan dalam mosi pemakzulannya bahwa Han sengaja menghindari penyelidikan khusus untuk menyelidiki mereka yang terlibat dalam pemberontakan dan telah dengan jelas menyatakan niatnya untuk menolak pengangkatan tiga hakim Mahkamah Konstitusi. Tindakan tersebut, katanya, melanggar tugas pejabat publik untuk menegakkan hukum dan melayani publik.

Won Korea Selatan anjlok ke 1480,2 per dollar AS pada Jumat pagi, menandai level terendahnya dalam hampir 16 tahun. Won sebelumnya anjlok ke level terendah dalam dua tahun terhadap dollar setelah deklarasi darurat militer karena investor, yang sudah khawatir tentang keadaan ekonomi nomor empat di Asia, menjauhi mata uang tersebut.

Menteri Keuangan Choi Sang-mok akan bertindak sebagai penjabat presiden menggantikan Han. Choi telah memohon kepada anggota parlemen oposisi untuk tidak meneruskan usulan tersebut.

"Mosi pemakzulan terhadap pejabat pelaksana tidak ada bedanya dengan mosi pemakzulan terhadap seluruh kabinet," katanya dalam jumpa pers bersama anggota kabinet lainnya pada hari Jumat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

24 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.