Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Gabungan Gunakan Sonar Bawah Air untuk Cari Balita Hanyut di Surabaya

📅 Jumat, 27 Des 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim SAR Gabungan Gunakan Sonar Bawah Air untuk Cari Balita Hanyut di Surabaya Doc: ANTARA/HO-Basarnas Surabaya
Ket. Salah seorang Tim SAR gabungan menggunakan 'Aquaeye' untuk mencari tubuh korban balita hanyut di sungai Kali Makmur, Wiyung, Surabaya, Kamis (26/12/2024).

Surabaya - Tim SAR gabungan menggunakan alat pemindai sonar bawah air atau Aquaeye untuk menemukan tubuh korban balita berinisial MR (3,5) yang terperosok di sebuah selokan dan terseret arus air di wilayah Wiyung, Surabaya.

Kasi Operasional Basarnas Kantor SAR Surabaya Didit Arie Ristandy mengatakan Aquaeye itu alat pemindai bawah air canggih yang menggunakan teknologi ultrasonik dan kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi tubuh manusia di bawah air.

"Jadi alat itu untuk saat ini kami gunakan, tetapi belum membuahkan hasil," ucap Didit kepada ANTARA, setelah evaluasi bersama tim di Posko Pencarian Anak Tenggelam di wilayah perumahan Royal Residen Surabaya, Kamis.

Pada hari pencarian ketiga ini, lanjutnya, alat tersebut digunakan untuk mencari tubuh korban di sungai wilayah sekitar SMPN 34 Surabaya.

"Untuk tadi sesuai informasi dari komandan tim, dipakai setelah jembatan SMPN 34. Besok akan kami ulangi lagi," katanya.

Didit menjelaskan adapun hasil dalam operasi pencarian dengan alat Aquaeye di wilayah tersebut menunjukkan tanda X di layarnya.

"Terlihat hanya simbol. Jadi ada simbol X sama simbol O. Kalau X itu benda keras atau bukan manusia, kalau O itu manusia. Dalam pencarian tadi laporannya X semua," ujarnya.

Namun, kata dia, alat tersebut digunakan bergantian di beberapa lokasi karena Basarnas Kantor SAR Surabaya hanya memiliki satu alat Aquaeye.

"Jadi posisinya kami ada dua lokasi pencarian. Pencarian di Surabaya sama di Mojokerto. Waktu hari kedua pencarian di Surabaya kemarin sempat dipakai di Mojokerto, jadi bergantian," tuturnya.

Pihaknya berharap dengan adanya alat tersebut, apa yang dikehendaki keluarga korban dan warga sekitar rumahnya agar cepat ketemu bisa segera terwujud.

"Mudah-mudahan dengan bantuan alat itu untuk bisa memperkirakan posisi tubuh korban bisa menjadi lebih mudah dan segera ditemukan," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Pemkab Simeulue Memiliki 1....
Megapolitan
200 Becak Listrik Bantuan P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.