Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Persiapan Natal 2024 di Gereja Bethany Surabaya
📅 Jumat, 20 Des 2024, 22:08 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
SURABAYA - Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, bersama Pj. Gubernur Jatim Timur, Adhy Karyono, melakukan peninjauan persiapan perayaan Natal tahun 2024 di Gereja Bethany Surabaya, Jumat (20/12).
Ada sejumlah titik utama yang mendapatkan atensi dalam tinjauan kali ini. Mulai dari akses bagi para jemaat, area parkir, pos pantau pengamanan di gereja, hingga gedung utama yang merupakan tempat dilangsungkannya ibadah Natal.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengapresi persiapan perayaan Natal 2024 di Jawa Timur. Ia optimis ibadah Natal tahun ini akan berjalan dengan aman dan kondusif.
"Kami ingin memastikan seluruh jemaat dapat merayakan Natal dengan rasa aman dan damai. Personel kami akan bekerja maksimal untuk mendukung hal tersebut," ucapnya.
Perwakilan dari Gereja Bethany, Pendeta Willy Josep Candra, pada kesempatan itu memastikan seluruh SOP sudah sesuai standar pengamanan yang diminta Kapolri.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Arahan Kapolri kita harus waspada. Soal pengamanan dan Pak Kapolri juga melihat secara dekat bahwa memang kita sudah siap,” katanya.
Kapasitas gereja akan mampu menampung 25 ribu hingga 30 ribu jemaat ibadah Natal. Untuk pengecekan barang, ia mengaku sudah menjalankan alat security check.
Sementara itu, Pj. Gubernur Jatim Timur, Adhy Karyono, mengatakan, tujuan peninjauan ini untuk memastikan gereja-gereja di Jatim termasuk Gereja Bethany Surabaya dalam kondisi aman dan siap menggelar ibadah Natal. Sehingga para jemaat bisa beribadah dengan lancar, damai dan penuh kasih.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tadi bersama Pak Kapolri dan Panglima TNI, kita sudah melihat bahwa persiapan Natal di Gereja Bethany sejauh ini sangat bagus. Dan kami pastikan, ibadah perayaan Natal tahun ini akan berjalan dengan aman dan lancar," ujarnya.
Kepada pengurus gereja Bethany, Adhy juga berpesan untuk memastikan akses keluar masuk jemaat yang akan beribadah Natal pada 25 Desember mendatang. Mengingat, jumlah daya tampung gereja mencapai 25 ribu orang.
Tak hanya itu saja, penjagaan dan pengamanan saat ibadah Natal berlangsung juga menjadi perhatian khusus. Adhy mengatakan, koordinasi dan sinergi yang baik antara TNI, Polri dan relawan akan terus dilakukan untuk memaksimalkan pengamanan ibadah natal.
"Keamanan saya rasa di sini sangat baik. Ada 74 monitor CCTV, ditambah lagi kita dibantu dari TNI dan Polri sehingga kami yakin ibadah perayaan Natal tahun ini akan berjalan aman, damai dan lancar," katanya.
Lebih lanjut, Adhy juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Jatim untuk selalu menjaga kerukunan beragama dan saling menghargai satu sama lain.
"Semoga seluruh kekerabatan, harmoni dan persaudaraan di antara kita satu dengan yang lain bisa terjalin dengan baik dan berseriring, karena saya yakin masyarakat Jatim bisa menjaga harmonisasi ini dengan baik," ungkapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!