Sanitasi Menentukan Upaya Menekan Sebaran TBC
📅 Selasa, 17 Des 2024, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Risky Syukur
JAKARTA – Peran ibu dalam keluarga untuk mengentaskan penyakit tuberkulosis (TBC) menjadi kunci. “Maka, Kemenkes tengah fokus memberdayakan ibu-ibu melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, Pos Layanan Terpadu, dan Posyandu Keluarga sebagai motor mengentaskan penyakit TBC,” tegas Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono.
Dante mengatakan ini saat berkunjung ke Kampung Siaga TBC RW 09 Jelambar Baru, Jakarta Barat, Senin. Menurutnya, ibu-ibu paling melekat dalam keluarga. Kemeneks sudah menyusun strategi untuk memberdayakan mereka melalui edukasi menggunakan bahasa mereka.
Lebih jauh Dante menuturkan, ibu-ibu adalah pintu masuk program-program pemerintah. Ini termasuk inovasi kesehatan seperti Kampung Siaga TBC, ke dalam lingkup keluarga. Menurutnya, keterlibatan kaum ibu dalam program pemerintah diharapkan bisa memotivasi masyarakat untuk ambil bagian dalam kegiatan pemerintah.
Meski begitu, dia tak menampik bahwa keberhasilan mengentaskan TBC tetap peran sentral para kader. Lebih lanjut Dante menekankan pentingnya peran ibu dalam menjaga kesehatan di lingkup paling kecil, keluarga.
Dia menyebut dalam urusan rumah tangga, seorang ibu atau istri memiliki peran lebih dominan dari bapak atau suami. Dante bahkan berkelakar bahwa kaum ibu lebih sakti dibandingkan kaum bapak dalam segala urusan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Jadi peran ibu dalam pengentasan TBC itu menentukan,” tandasnya. Kalau di rumah, siapa yang biasa menyuruh anak-anak belajar? Ibu-ibu! Siapa yang mengatur bapak makan? Ibu-ibu juga. Yang melarang bapak-bapak merokok? Ibu-ibu. Kalau sakit, yang merawat siapa? Ibu-ibu juga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!