Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Emak-emak Wajib Mengetahui Ini, Dokter Ingatkan Jangan Sepelekan Sembelit Pada Anak

📅 Selasa, 17 Des 2024, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Emak-emak Wajib Mengetahui Ini, Dokter Ingatkan Jangan Sepelekan Sembelit Pada Anak Doc: ANTARA/HO-Istimewa
Ket. Ilustrasi: Seorang anak sedang merasakan sakit perut karena pencernaan terganggu.

Tangerang - Dokter Anak Konsultan Gastrohepatologi Ezy Barnita mengatakan konstipasi atau sembelit pada anak tidak dapat dianggap sepele, karena jika dibiarkan dapat memicu perubahan perilaku seperti mudah tersinggung, agresif, kasar, bahkan tantrum.

"Biasanya awal keluhan konstipasi memiliki gejala seperti sakit perut, anak menolak makan, tidur terganggu karena anak lapar, kelesuan serta nafsu makan yang buruk pada anak," katanya di Tangerang Senin.

Jika gejala tersebut terus berlanjut, kata dia, masalah konstipasi pada anak dapat menghambat dan mempengaruhi tumbuh kembang. Oleh karena itu konstipasi perlu dicegah dengan asupan serat prebiotik yang cukup dan monitor buang air anak kecil setiap hari.

"Monitoring buang air besar anak secara rutin akan membuat orang tua menyadari saat ada gejala mendekati konstipasi, misalnya tekstur pup-nya mulai keras, meskipun masih BAB (Buang Air Besar) rutin, atau BAB mulai jarang meskipun tekstur pupnya masih lunak," katanya.

Ia mengatakan kurangnya asupan serat prebiotik akan membuat feses yang dihasilkan oleh saluran pencernaan menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan oleh tubuh.

Masalah konstipasi yang dialami oleh anak disebabkan oleh banyak faktor, seperti pergerakan ususnya yang lambat, menunda buang air besar karena sedang bermain, sengaja menahan buang air besar (holding-on behavior) karena punya pengalaman buruk pada saat proses toilet training, dan perubahan lingkungan toilet atau takut menggunakan toilet umum.

"Banyak anak-anak yang masih mengalami konstipasi hingga remaja dan dewasa. Oleh karena itu penting mencukupi asupan harian serat prebiotik anak agar kesehatan pencernaannya terjaga dan mencegahnya dari masalah gangguan pencernaan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kilang Pertamina Plaju Beka...
Megapolitan
Yukkk Ikuti Acara Unik: Bak...
Megapolitan
Polisi Gagalkan Peredaran N...
Megapolitan
Blok M Diharapkan Menjadi...

Jakarta Terus Berupaya Memperbaiki Udara

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Memp...
Megapolitan
Sumber Daya Hayati Berkelan...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.