Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berpacu dengan Waktu, Uni Eropa Luncurkan Operasi Kemanusiaan Baru Mendukung Rakyat Suriah

📅 Sabtu, 14 Des 2024, 01:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berpacu dengan Waktu, Uni Eropa Luncurkan Operasi Kemanusiaan Baru Mendukung Rakyat Suriah Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Komisi Eropa pada Jumat (13/12/2024) mengumumkan peluncuran operasi Jembatan Udara Kemanusiaan (Humanitarian Air Bridge) baru untuk mengirimkan bantuan kesehatan penting dan pasokan mendesak kepada mereka yang paling membutuhkan di Suriah.

London - Komisi Eropa pada Jumat (13/12) mengumumkan peluncuran operasi Jembatan Udara Kemanusiaan (Humanitarian Air Bridge) baru, untuk mengirimkan bantuan kesehatan penting dan pasokan mendesak kepada mereka yang paling membutuhkan di Suriah.

Inisiatif ini bersamaan dengan peningkatan pendanaan kemanusiaan dari Uni Eropa, yang menegaskan komitmen mereka untuk menangani situasi yang tidak stabil dan penuh tantangan di lapangan.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyoroti pentingnya dukungan itu dalam konteks perubahan politik baru-baru ini, dengan menyatakan: "Runtuhnya rezim Assad membawa harapan baru bagi rakyat Suriah. Namun, momen perubahan ini juga membawa risiko dan kesulitan".

"Dengan situasi di lapangan yang begitu tidak stabil, bantuan kami untuk rakyat Suriah menjadi semakin penting," ujar von der Leyen.

Untuk memperkuat responsnya, Komisi Eropa menyatakan telah meningkatkan pendanaan kemanusiaannya untuk tahun 2024 menjadi lebih dari 160 juta euro (sekitar Rp2,7 triliun).

Bantuan tambahan itu bertujuan untuk memberikan dukungan cepat melalui mitra kemanusiaan Uni Eropa yang sudah beroperasi di Suriah, dengan fokus pada sektor kesehatan, tempat tinggal, dan pasokan makanan.

Penerbangan bantuan yang didanai Uni Eropa itu akan mengangkut 50 ton pasokan kesehatan dari gudang Uni Eropa di Dubai ke Adana, Turki. Dari sana, pasokan akan didistribusikan melintasi perbatasan ke Suriah.

"Kami juga meluncurkan jembatan udara kemanusiaan yang membawa pasokan vital, seperti makanan, obat-obatan, dan perlengkapan tempat tinggal," katanya pula.

"Saya akan membahas lebih lanjut pengiriman bantuan kemanusiaan ini dalam pertemuan saya dengan Presiden Erdogan pada Selasa. Kami berdiri bersama rakyat Suriah," ujar von der Leyen.

Sebanyak 46 ton tambahan berupa pasokan kesehatan, pendidikan, dan tempat tinggal, yang berasal dari cadangan Uni Eropa di Denmark, juga akan dikirim ke Adana melalui jalur darat.

Pasokan ini akan didistribusikan oleh UNICEF dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kepada komunitas di Suriah.

Di antara pasokan penting tersebut terdapat kit trauma, material tempat tinggal darurat, dukungan sanitasi, dan paket makanan, yang ditujukan untuk membantu 61.500 orang di Suriah utara.

Bashar al-Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, menerima tawaran suaka dari Rusia, setelah kelompok anti-rezim menguasai Damaskus pada Minggu (8/12) pagi.

Kepergian Assad dan keluarga ke Rusia menandai berakhirnya rezim Partai Baath yang telah berkuasa di Suriah sejak 1963.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kj cup 26

Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 25-26 Juli 2026: Pameran Seni Hingga Konser

Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 25-26 Juli 2026: Pameran Seni Hingga Konser

24 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.