Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Negara AS yang Ditemukan dalam Penjara Suriah Dibebaskan

📅 Jumat, 13 Des 2024, 14:50 WIB | Oleh:

Menurut wartawan di lokasi kejadian, Timmerman mengatakan ia pergi ke Suriah untuk berziarah. Ia mengatakan ia telah menyeberangi perbatasan dari Lebanon dengan berjalan kaki sebelum ditahan dan dipenjara selama tujuh bulan. Penduduk setempat melaporkan bahwa ia ditemukan telanjang dan bertelanjang kaki di pinggiran kota Damaskus, sementara kantor berita pemerintah Turki Anadolu mengatakan ia telah dibebaskan dari penjara Sednaya yang terkenal kejam.

Video yang dibagikan oleh televisi Suriah menunjukkan Timmerman mengatakan seorang pria Suriah telah menolongnya dan seorang wanita melarikan diri dari penjara tempat mereka ditahan setelah runtuhnya rezim. Timmerman mengatakan kepada Al Arabiya bahwa ia mendengar orang lain disiksa saat ia ditahan, tetapi ia tidak dianiaya.

“Tidak apa-apa. Saya diberi makan. Saya diberi minum. Satu-satunya kesulitan adalah saya tidak bisa pergi ke kamar mandi saat saya ingin,” katanya. “Saya tidak dipukuli dan para penjaga memperlakukan saya dengan baik.”

Penemuan seorang warga negara AS memicu harapan di antara sebagian orang bahwa mereka yang menyisir jaringan luas pusat penahanan, sel penjara, dan rumah sakit militer di Suriah yang digunakan untuk menahan dan menyiksa orang dapat menemukan orang lain yang telah lama hilang di bawah pemerintahan Bashar al-Assad.

Rezim Assad yang brutal runtuh dengan cepat di tengah serbuan pemberontak kurang dari seminggu yang lalu, dengan warga Suriah bergegas ke fasilitas penahanan untuk mendobrak pintu dan membebaskan mereka yang ada di dalamnya. Warga negara asing, termasuk warga Lebanon dan Yordania, berjalan bebas di antara puluhan ribu warga Suriah, termasuk beberapa yang telah ditahan di lokasi yang tidak diketahui selama beberapa dekade.

Keluarga dan pendukung Austin Tice telah lama mengatakan mereka yakin dia masih hidup, setelah dia ditangkap di pinggiran kota Damaskus, Daraya, pada bulan Agustus 2012 saat bekerja sebagai jurnalis lepas untuk surat kabar CBS, Washington Post, dan McClatchy.

Beberapa sumber, termasuk mantan duta besar Ceko di Damaskus, yang selama ini menjadi satu-satunya titik kontak antara Suriah dan dunia barat, mengatakan Tice ditahan oleh negara Suriah meskipun ada video yang dirilis pada akhir tahun 2012 yang mengaku menunjukkan dia ditawan oleh kelompok bersenjata.

Presiden AS, Joe Biden, mengatakan,  pemerintahannya yakin Tice masih hidup dan tetap berkomitmen untuk memulangkannya, meskipun ia mengakui awal minggu ini bahwa "kami tidak memiliki bukti langsung" tentang kondisi atau status Tice.

Blinken mengatakan bahwa pejabat AS belum menyerah untuk mencari Tice, yang kasusnya telah diupayakan oleh banyak pemerintahan dalam upaya untuk menemukan dan membebaskannya.

"Setiap hari kami bekerja untuk menemukannya dan membawanya pulang," kata Blinken. "Ini adalah prioritas bagi Amerika Serikat."

Jacob Tice, saudara Austin, mengatakan kepada Christiane Amanpour dari CNN awal minggu ini: "Kami telah mendengar dari sumber yang telah diperiksa oleh pemerintah AS bahwa Austin masih hidup dan dia dirawat dengan baik, laporan tersebut baru-baru ini, masih segar dan kami sangat yakin bahwa laporan tersebut akurat."

FBI telah menawarkan hadiah hingga 1 juta dolar AS untuk informasi yang dapat membantu Tice kembali dengan selamat, sementara para penyidik ??menggeledah negara tersebut. Kepala negosiator penyanderaan pemerintah AS, Roger Carstens, dilaporkan berada di Beirut, sementara AS telah menyampaikan pesan kepada kelompok pemberontak Hayat Tahrir al-Sham yang sekarang bertanggung jawab di Suriah bahwa menemukan Tice adalah prioritas.

Mouaz Moustafa, yang memimpin kelompok lobi DC, Satuan Tugas Darurat Suriah (SETF), yang berhubungan dengan kelompok pemberontak dan pemerintah AS, berada di Damaskus dan menjelajahi berbagai lokasi di seluruh Suriah untuk mencoba menemukan Tice atau melacak perjalanannya baru-baru ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

34 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

35 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...
Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.