Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-Hati Kebakaran Terus Mengintip

📅 Jumat, 13 Des 2024, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hati-Hati Kebakaran Terus Mengintip Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Suasana posko pengungsian warga yang terdampak kebakaran di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/12).

JAKARTA - Kasus kebakaran permukiman Kemayoran, Jakarta Pusat yang terjadi Selasa (10/12), mulai dibahas penanganannya. Pemprov mengadakan rapat koordinasi penanganan jangka pendek dan panjang yang melibatkan unsur perangkat daerah.

“Para perangkat daerah dan BUMD saya minta memastikan seluruh kebutuhan dasar korban kebakaran terpenuhi seperti tempat pengungsian berikut fasilitas pendukung lainnya,” ucap Penjabat Gubernur Provinsi Jakarta Teguh Setyabudi saat membuka rapat, Kamis (12/12).

Dia mengingatkan, harus memikirkan berbagai skenario seperti relokasi. Apakah kalau relokasi kerRusunawa milik Pemprov atau lainnya. Kemudian, perlu didata apakah masih ada rusun tersedia untuk menampung.

Rapat melibatkan Perangkat Daerah. Ada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Sosial, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Gubernur mengharapkan, untuk terus berkoordinasi dengan BUMD dalam rangka memanfaatkan bantuan dari program tanggung jawab sosial perusahaan.

Dia juga minta agar seluruh jajaran berkomitmen penuh dalam mendistribusikan bantuan agar efektif dan tepat sasaran untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. “Saya ucapkan terima kasih kepada BUMD, seperti PAM Jaya yang telah memberikan CSR. Saya minta Wali Kota dan jajaran untuk mengamankan aliran bantuan agar tidak ada oknum yang bermain,” jelas Teguh.

Selain itu, turut dibahas terkait perumusan payung hukum untuk memperpanjang jangka waktu tugas bagi Dinas Sosial Jakarta agar bisa melaksanakan tugasnya di lokasi pengungsian lebih dari tujuh hari. Sedangkan BPBD lebih dari tiga hari.

Kebakaran di permukiman padat penduduk yang terjadi di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/12) siang, diduga berasal dari rumah seorang pengepul rongsokan sampah plastik berinisial J. Kebakaran tersebut berawal dari adanya percikan api dari rumah yang dijadikan pengepul rongsokan plastik milik J. Percikan api kemudian dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian bangunan semi permanen. Akibat kebakaran, 1.800 jiwa dari 600 KK dari tujuh RT menjadi korban.

Ijazah

Sementara itu, Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Pusat mendirikan posko layanan di lokasi pengungsian korban kebakaran Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/12). Posko akan menerima aduan siswa yang ijazahnya ikut musnah dilalap api.

Posko layanan pengaduan tersedia hingga Jumat (13/12). “Posko didirikan di lokasi pengungsian Sekolah Dasar Negeri Kebon Kosong 09,” kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Pusat, Bambang Eko Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.