Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Dasar Penilaiannya, Kenapa Koperasi di Jakarta Dinyatakan Telah Berkembang Baik

📅 Jumat, 13 Des 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Dasar Penilaiannya, Kenapa Koperasi di Jakarta Dinyatakan Telah Berkembang Baik Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta
Ket. Acara Cooperative Open Innovation Network, di Ruang Serbaguna, Lantai 2, Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari, pada 10-12 Desember 2024.

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebutkan bahwa koperasi di Jakarta telah berkembang secara baik, salah satunya terlihat dari kinerja keuangan dan bisnis yang prospektif.

"Saya melihat perkembangan koperasi saat ini sudah baik," kata Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Ety Syartika dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Hanya saja, kata dia, perlu dijaga konsistensi dan penguatan pola pikir agar bisa mengikuti perkembangan zaman.

Dia mencontohkan salah satu koperasi yang telah maju dan cukup besar yakni Koperasi Konsumen Pegawai Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Koperasi ini bergerak di dalam bidang usaha simpan-pinjamswalayanyang mempunyai pelayanan berstandar ritel modern dan jasa lainnya. Namun, Ety tak menyebutkan terkait kinerja keuangan dan bisnis dari koperasi tersebut.

Alasan lain Ety menyebutkan perkembangan koperasi semakin baik berdasarkan capaian dalam kegiatan "Cooperative Open Innovation Network" (COIN) tahun 2024 sejak Selasa (10/12) hingga Kamis ini di Ruang Serbaguna, Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, Jakarta Pusat.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 26 koperasi di DKI Jakarta berpartisipasi dalam pameran dan mencatatkan omzet sekitar Rp2.564.567.000.

Adapun kegiatan COIN bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk dan kolaborasi mendukung kemajuan koperasi.

Tidak hanya memamerkan beragam produk koperasi, kegiatan juga berisi rangkaian diskusi dengan berbagai tema yang mendukung kemajuan koperasi.

Ety berharap kegiatan ini bisa membangun kolaborasi dan wawasan bagi koperasi di DKI Jakarta untuk bisa mengembangkan produk, memperkuat manajerial serta membuka pasar mengikuti perkembangan zaman.

"Saya harap yang sudah maju dan besar bisa mengg
etuktularkan pengetahuannya kepada koperasi di bawahnya sehingga koperasi benar-benar bisa maju," katanya.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta tahun 2020 di DKI Jakarta terdapat beberapa jenis koperasi antara lain Koperasi simpan-pinjam sebanyak 359, lalu 145 koperasi lainnya, 9 Koperasi Unit Desa (KUD) dan 29 Koperasi Industri Kecil dan Kerajinan Rakyat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Menteri Imipas: 173 Ribu Na...

AirNav Kerahkan Relawan BUMN Mengabdi di Boyolali

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Daerah
AirNav Kerahkan Relawan BUM...
Daerah
Tim SAR Temukan Dua Anak Te...
Ekonomi
Di Momentum HUT RI, PTPN I ...
Daerah
AirNav Pastikan Layanan Nav...
Megapolitan
Malam Ini Jakarta Gelar Pes...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Malam Ini Jakarta Gelar Pesta Rakyat HUT RI ke-81

Malam Ini Jakarta Gelar Pesta Rakyat HUT RI ke-81

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.