Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Bogor Luncurkan Program Ini untuk Hilangkan Kesan Wilayah Kumuh

📅 Kamis, 12 Des 2024, 21:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bogor Luncurkan Program Ini untuk Hilangkan Kesan Wilayah Kumuh Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri bersama Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika saat membersihkan sampah visual di kawasan Sentul Bogor Jawa Barat, Kamis (12/12/2024).

Kabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor Jawa Barat meluncurkan Program "Kamis Manis" untuk menghilangkan kesan wilayah kumuh, dengan mengerahkan aparatur sipil negara (ASN) hingga tingkat pemerintah desa.

Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri usai menyisir wilayah membersihkan sampah visual di Bogor Kamis mengungkapkan, Kamis Manis merupakan singkatan dari Kamis Siang Nyaman dan Harmonis.

Program ini diwujudkan dalam bentuk Surat Edaran (SE) bupati Bogor yang menginstruksikan seluruh jajaran Pemkab Bogor untuk terlibat membersihkan lingkungan sekitar setiap Hari Kamis.

"Kami akhirnya ada ide baru, khusus untuk Kabupaten Bogor kami mempunyai program Kamis Manis, Kamis Siang Nyaman dan Harmonis, artinya kami akan turun ke lapangan pada hari Kamis untuk memastikan seluruh areal bersih dari spanduk, baliho, banner yang tidak berizin dan bikin kotor," ungkap Bachril.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menerangkan bahwa program ini merupakan aksi berkesinambungan untuk menjaga wilayah tetap bersih dan jauh dari kesan kumuh.

"Ini akan terus dilakukan setiap hari Kamis oleh seluruh camat dan dinas terkait. Menertibkan kawasan dan jalan dari kekumuhan kekotoran ketidakteraturan menjadi nyaman dan harmonis," kata Ajat.

Pada hari pertama pelaksanaan, Bachril dan Ajat menyusuri sejumlah wilayah mulai dari Hambalang Babakanmadang hingga kawasan Puncak Cisarua membersihkan lingkungan dari sampah visual.

Keduanya membongkar baliho hingga spanduk yang mengganggu pemandangan mulai dari jalur kediaman Presiden RI Prabowo Subianto di Hambalang, Sentul City, Gadog Ciawi, hingga Jalan Raya Puncak.

Spanduk dan baliho yang dibersihkan itu dinilai merusak pemandangan alam sehingga mengganggu kenyamanan bagi masyarakat dan para wisatawan.

Selain membongkar sepanduk dan baliho di tepian jalan, Bachril dan Ajat juga menertibkan sebuah videotron ilegal yang sudah lama tak beroperasi di Simpang Gadog, Ciawi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.