Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beijing Kecam Presiden Korsel karena Salahkan Tiongkok Atas Krisis Domestik

📅 Kamis, 12 Des 2024, 21:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Beijing Kecam Presiden Korsel karena Salahkan Tiongkok Atas Krisis Domestik Doc: Antara/Maxpixel
Ket. Bendera Tiongkok dan Bendera Korea Selatan.

Ankara - Beijing mengecam Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol karena diduga menyalahkan Tiongkok atas krisis dalam negeri negaranya, demikian laporan media pemerintah, Kamis.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning mengatakan Beijing sangat terkejut dan tidak puas dengan komentar Yoon dalam pernyataan publik keduanya sejak upayanya yang gagal memberlakukan darurat militer minggu lalu.

"Walaupun Tiongkok tidak mengomentari urusan dalam negeri Korea Selatan, Tiongkok dengan tegas menentang pengaitan masalah domestik dengan faktor yang berhubungan dengan Tiongkok, membuat tuduhan tidak berdasar mengenai apa yang disebut ‘spionase Tiongkok’, dan mendiskreditkan kerja sama ekonomi dan perdagangan yang normal," kata Mao.

Pada Kamis pagi, Yoon menuduh beberapa warga negara Tiongkok menerbangkan pesawat nirawak (drone) dan merekam kapal induk Amerika Serikat yang berlabuh di kota pelabuhan tenggara Busan, serta merekam Badan Intelijen Nasional dengan drone.

Korea Selatan adalah sekutu utama AS di Timur Jauh yang menampung lebih dari 28.500 serdadu AS. Kapal perang dan pesawat militer AS secara rutin mengunjungi Korea Selatan.

Yoon membenarkan keputusannya mengumumkan darurat militer yang ditolak oleh parlemen dalam waktu enam jam dengan mengatakan partai oposisi utama sekarang mengancam keamanan nasional dan keselamatan publik.

Partai Oposisi Demokratik yang memiliki 170 dari 300 anggota di parlemen menggalang 190 anggota parlemen untuk menentang langkah Yoon.

Dia mengatakan pemerintahnya mencoba mengubah ketentuan spionase, tetapi partai oposisi utama memblokirnya.

Presiden Yoon akan menghadapi pemungutan suara pemakzulan kedua pada Sabtu karena dia menghadapi tuduhan pengkhianatan dan pemberontakan, serta larangan bepergian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.