Pembangunan jakarta tak Hanya Sendiri, Melibatkan Banyak Pihak Terutama BUMD
📅 Rabu, 11 Des 2024, 01:15 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
JAKARTA – Untuk menuji Jakarta kota global berbagai upaya dilakukan Pemprov Jakarta. Salah satunya, Pemprov berupaya menggandeng 13 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “Pemerintah Provinsi Jakarta telah mewujudkan sinergi layanan digital dengan 13 BUMD dalam rangka menyongsong Jakarta sebagai kota global,” jelas Kepala Badan Pembina BUMD, Nasruddin Djoko Surjono, Selasa.
Menurutnya, dalam menyongsong lima abad Kota Jakarta, sinergi transformasi digital diarahkan menuju top 20 kota global. Ciri kota global mampu menghadirkan layanan publik semakin prima dan efisien. Dia menyatakan, Pemprov Jakarta melalui BUMD semakin gencar mendorong untuk sinergi layanan digital.
Sinergi layanan digital tersebut, kata Nasruddin, bukan hanya dilakukan antar-BUMD, melainkan juga dengan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik). Ini melalui aplikasi Jaki yang dikelola Jakarta Smart City (JSC).
Nasruddin menjelaskan, sinergi yang dilakukan antara 13 BUMD dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak hanya menggabungkan layanan. Namun menciptakan visi yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik masyarakat. Dengan mengintegrasikan berbagai layanan mulai dari informasi publik hingga akses layanan pembayaran keuangan, akan tercipta ekosistem digital BUMD yang terintegrasi.
Hal ini tidak hanya mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan. Sselain itu, juga meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi birokrasi. Di sisi lain Badan Pembina BUMD dapat mengakses kinerja BUMD secara langsung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebanyak 13 direktur utama BUMD bersama Pemprov Jakarta telah melaksanakan penandatanganan pakta integritas. Ini sebagai komitmen terkait transformasi layanan digital pada tanggal 30 September di Ancol, Jakarta Utara. Dia menerangkan, di tingkat pusat ada Fordigi BUMN. “Dengan dimulainya pakta integritas, kami optimistis Jakarta menjadi daerah pertama yang memiliki BUMD dengan ekosistem digital kelas dunia,” tandasnya.
Sinergi layanan digital BUMD Jakarta menuju keunggulan kompetitif juga mendapat apresiasi Wakil Menteri Keuangan Anggito Abinanyu. “Sinergi ini akan memperkuat peran sebagai pilar ekonomi daerah yang mampu beradaptasi dengan dinamika nasional dan global,” ungkap Anggito.
200 Bus
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, dalam konteks menuju kota global yang beremisi rendah, maka PT Transportasi Jakarta menambah 200 bus listrik untuk masyarakat Jakarta. Armada listrik baru ini mulai beroperasi hari Rabu (11/12) ini.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menambahkan, 200 armada yang diluncurkan merupakan tambahan dari 100 bus listrik yang telah meluncurkan tahun lalu. “Sebanyak 200 armada bus listrik ini bukan hanya capaian teknis, tetapi juga untuk perubahan besar menuju mobilitas lebih hijau,” ujar Welfizon.
Lebih jauh Welfizon menuturkan, transportasi listrik ini dapat menghemat biaya operasional 20 persen apabila diperhitungkan dengan subsidi BBM.
Adapun pengadaan 200 bus hasil kerja sama Transjakarta dengan beberapa operator dalam dan luar negeri.
Perum Damri mengoperasikan 60 bus listrik Skywell dan 30 unit bus dari Zongtong. Kemudian, PT Bianglala Metropolitan mengoperasikan 90 unit bus Sinar Armada Globalindo ataupun Golden Dragon. Operator baru, PT Sinar Jaya, akan mengoperasikan 20 unit PT VKTR Teknologi Mobilitas atau BYD.
Welfizon menjelaskan, pengadaan bus listrik dapat menurunkan potensi emisi sekitar 420.000 CO2 ekuivalen. Ini setara dengan penanaman 1,25 juta pohon. Dalam kesempatan sama, Penjabat Gubernur Provinsi Jakarta, Teguh Setyabudi, mengapresiasi upaya Transjakarta turut mengatasi polusi dengan meluncurkan armada bus listrik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!