Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Piala Dunia di 3 Benua Picu Kekhawatiran Iklim

📅 Selasa, 10 Des 2024, 10:47 WIB | Oleh: Tim Penulis

Semakin banyak tim berarti semakin banyak penggemar yang ingin mengunjungi tempat pertandingan, semakin banyak kapasitas yang dibutuhkan di sektor perhotelan dan katering, dan lebih banyak limbah, di antara masalah lainnya.

FIFA menyatakan, kecuali pertandingan di Argentina, Uruguay, dan Paraguay "selama 101 pertandingan, turnamen tersebut akan dimainkan di sejumlah negara tetangga yang jarak geografisnya berdekatan dan memiliki jaringan transportasi dan infrastruktur yang luas dan berkembang dengan baik".

Sementara itu, raksasa minyak dan gas Saudi Aramco menjadi sponsor utama awal tahun ini dalam kesepakatan kontroversial yang berlangsung hingga 2027.

Pada bulan Oktober, sebuah surat terbuka dari lebih dari seratus pemain sepak bola wanita profesional di 24 negara menyerukan agar kesepakatan itu dibatalkan dengan alasan hak asasi manusia dan masalah lingkungan, dengan mengatakan: "FIFA mungkin juga menuangkan minyak ke lapangan dan membakarnya".

Zona Penggemar 

Para peneliti mengatakan, mengecilkan jejak geografis saja tidaklah cukup. 

Sementara Piala Dunia 2022 diadakan di lokasi "padat" di Qatar, perlu dibangun stadion ber-AC baru yang jarang digunakan kembali.

Perbaikan yang mungkin dilakukan dapat mencakup kebijakan untuk tidak memberikan Piala Dunia kepada kota yang semuanya belum dibangun, yang sejalan dengan aturan Komite Olimpiade Internasional, kata Gogishvili.

Gagasan lain untuk mengurangi perjalanan udara adalah dengan menyediakan sebagian besar tiket stadion untuk penggemar yang bepergian dari jarak beberapa ratus kilometer, dan mendorong transportasi dengan kereta api.

Gouze, seperti pakar lain yang diwawancarai AFP, mendukung penciptaan lebih banyak zona penggemar di kota-kota pecinta sepak bola untuk "pengalaman kolektif" yang menciptakan kembali suasana stadion di depan layar lebar.

Namun, hal ini mengharuskan FIFA menerima dampaknya terhadap keuntungan ekonomi Piala Dunia.

Penggemar sepak bola adalah cerminan populasi secara keseluruhan, jadi persentasenya semakin meningkat dan lebih sadar lingkungan dibandingkan beberapa tahun yang lalu, kata Ronan Evain dari Football Supporters Europe yang berpusat di Hamburg.

Ia mengatakan bahwa meskipun menjadi tuan rumah bersama bukanlah suatu masalah, sambil mengutip contoh Piala Dunia 2002 yang diselenggarakan bersama oleh Jepang dan Korea Selatan, turnamen tahun 2030 menimbulkan "terlalu banyak pertanyaan" bagi para penggemar. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
    Call Center Resmi Spinjam Spinjam shopee pinjam paling ...
    Call Center Resmi Spinjam Spinjam shopee pinjam paling ...
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Luar Negeri
Air Makin Langka, Inggris R...
Driver Ojol Ikut Punya Suara! Pemerintah Libatkan Pengendara dalam Aturan Tarif Baru

Driver Ojol Ikut Punya Suara! Pemerintah Libatkan Pengendara dalam Aturan Tarif Baru

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.