Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Piala Dunia di 3 Benua Picu Kekhawatiran Iklim

📅 Selasa, 10 Des 2024, 10:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Piala Dunia di 3 Benua Picu Kekhawatiran Iklim Doc: africanews.com
Ket. Piala Dunia 2030 mengirimkan gerombolan penggemar sepakbola ke seluruh dunia untuk menonton pertandingan di tiga benua.

PARIS - Piala Dunia FIFA 2030 akan mengirimkan puluhan tim sepak bola dan gerombolan penggemar ke seluruh dunia untuk menonton pertandingan di tiga benua, memicu kekhawatiran atas dampak lingkungan.

Pengumuman tentang Piala Dunia 2030 dan 2034 akan dilakukan pada hari Rabu (11/12), dengan harapan akan adanya perluasan dramatis jejak geografis, dan emisi gas rumah kaca yang memanaskan planet. 

Sementara Arab Saudi satu-satunya kandidat untuk tahun 2034, Maroko, Spanyol dan Portugal telah membentuk tawaran bersama untuk turnamen Piala Dunia 2030. Uruguay, Argentina dan Paraguay masing-masing juga ditetapkan sebagai tuan rumah pertandingan.

Guillaume Gouze, dari Pusat Hukum dan Ekonomi Olahraga di Universitas Limoges, mengatakan FIFA memiliki "tanggung jawab moral" untuk mengintegrasikan masalah iklim ke dalam rencana turnamennya. 

Sebaliknya, katanya, ia mengusulkan Piala Dunia yang merupakan "penyimpangan ekologi".

Ide Gila

Benja Faecks dari LSM Carbon Market Watch, yang mengevaluasi janji-janji iklim dari acara-acara besar, mengatakan kepada AFP bahwa secara umum upaya pencucian hijau dalam olahraga -- atau "sportswashing" -- lebih sulit daripada sebelumnya. Akademisi dan juru kampanye meminta pertanggungjawaban organisasi.

Namun dia mengatakan bahwa turnamen 2030 merupakan "pilihan geografis yang tidak menguntungkan".

Ketika suatu acara diadakan di lokasi yang berjarak ribuan kilometer, tim dan ratusan ribu penggemar setianya harus bepergian dengan pesawat.

Tiga pertandingan di Argentina, Uruguay, dan Paraguay dimaksudkan untuk menandai peringatan 100 tahun acara tersebut, yang lahir di Montevideo. 

FIFA sangat ingin mendukung akses terhadap sepak bola di berbagai belahan dunia, kata David Gogishvili, seorang peneliti di Universitas Lausanne di Swiss.

Namun "ini adalah ide gila mengingat dampak pilihan ini terhadap planet ini", tambahnya. 

FIFA telah memperluas partisipasi dalam kompetisi tersebut, yang akan diikuti oleh 48 tim pada edisi 2026,  yang diadakan di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada, dibandingkan dengan 32 tim pada tahun 2022. 

Ini "hampir lebih buruk daripada Piala di tiga benua," kata Aurelien Francois, yang mengajar manajemen olahraga di Universitas Rouen di Prancis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
    Call Center Resmi Spinjam Spinjam shopee pinjam paling ...
    Call Center Resmi Spinjam Spinjam shopee pinjam paling ...
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Driver Ojol Ikut Punya Suara! Pemerintah Libatkan Pengendara dalam Aturan Tarif Baru

Driver Ojol Ikut Punya Suara! Pemerintah Libatkan Pengendara dalam Aturan Tarif Baru

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.