Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Alasannya Kenapa Mohammad Ahsan Umumkan Gantung Raket

📅 Selasa, 10 Des 2024, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Alasannya Kenapa Mohammad Ahsan Umumkan Gantung Raket Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan.

Jakarta - Pebulu tangkis Indonesia Mohammad Ahsan mengumumkan gantung raket dari dunia bulu tangkis profesional setelah turnamen Indonesia Masters 2025, yang akan menjadi kompetisi terakhir yang ia ikuti.

Pengumuman tersebut disampaikan Ahsan melalui akun media sosialnya, Selasa, hanya berjarak satu pekan dari partnernya di ganda putra Hendra Setiawan yang lebih dulu mengumumkan "gantung raket."

"Bismillah.. Alhamdulillah akhirnya telah sampai juga waktu untuk mengakhiri perjalanan saya di dunia bulu tangkis," ujar Ahsan.

"Terimakasih kpd Allah Subhanahuwataala atas rahmatNya saya bisa melangkah sejauh ini. Terimakasih kepada orang tua, istri, dan keluarga saya yg terus mendukung di saat suka maupun duka."

Ahsan juga berterima kasih kepada pelatih yang telah berjasa dalam kariernya, termasuk Herry I.P. Ia juga mengungkapkan rasa syukur dapat berjuang bersama partnernya dalam bertanding, tak terkecuali Hendra Setiawan.

"Terimakasih kepada semua pelatih saya yang sudah sangat berjasa terhadap karier saya, khususnya Koh Herry I.P, Koh Aryono, Koh Thomas, terimakasih banyak untuk para partner saya khususnya Koh Hendra Setiawan, Rian Agung dan Bona Septano yang sudah sama-sana berjuang."

Tak lupa Ahsan juga berterima kasih kepada federasi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), juga klub yang menaungi PB Djarum, sponsor, juga seluruh atlet ganda putra.

"Dan terimakasih banyak untuk semua fans yang selalu setia mendukung," ujar Ahsan.

"Sampai ketemu di Indonesia Masters 2025."

Pengumuman tersebut disambut haru oleh atlet bulu tangkis, termasuk ganda putra Indonesia Fajar Alfian.

"Terima kasih untuk pengabdiannya untuk Indonesia," tulis Fajar dalam akun media sosialnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Pembersihan eceng gondok di...
Megapolitan
Waduh! Judol Jadi Pemicu Ti...
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...

Evakuasi kapal Mentawai Fast di Padang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...
Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Nasional
Saat Merah Putih Berkibar d...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.