Notre Dame Kembali Dibuka untuk Para Pemimpin Dunia sebagai Simbol Persatuan
📅 Minggu, 08 Des 2024, 11:13 WIB | Oleh: Lili Lestari"Saya berdiri di hadapan Anda ... untuk mengungkapkan rasa terima kasih bangsa Prancis," katanya, sebelum suara-suara membanjiri ruangan dengan nyanyian, harmoni yang tidak terdengar selama lebih dari lima tahun.
"Malam ini, lonceng Notre Dame berdentang lagi. Dan sebentar lagi, organ akan berbunyi," mengirimkan "musik harapan" yang mengalir melalui interior yang bercahaya kepada warga Paris, Prancis, dan dunia di sekitarnya, katanya.
Pembukaan kembali Notre Dame terjadi pada saat keresahan global yang mendalam, perang yang berkecamuk di Ukraina dan Timur Tengah.
Bagi umat Katolik, rektor Notre Dame mengatakan katedral tersebut “membawa kehadiran Perawan Maria yang menyelimuti, kehadiran keibuan dan merangkul.?
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini adalah simbol persatuan yang luar biasa,” kata Olivier Ribadeau Dumas. “Notre Dame bukan sekadar monumen Prancis — ini adalah tanda harapan yang luar biasa.”
Berbagai pejabat internasional yang datang ke Paris menggarisbawahi pentingnya katedral sebagai simbol warisan bersama dan perdamaian.
Keamanan Diperketat
Sebaiknya Anda baca juga:
Keamanan akan diperketat sepanjang akhir pekan, meniru tindakan pengamanan yang diambil selama Olimpiade Paris awal tahun ini.
Île de la Cité — pulau kecil di Sungai Seine yang menjadi rumah bagi Notre Dame dan jantung kota Paris yang bersejarah — ditutup untuk turis dan nonpenduduk. Mobil polisi dan penghalang memblokir jalan berbatu di sekeliling pulau, sementara tentara dengan pelindung tubuh tebal dan anjing pelacak berpatroli di tanggul. Satuan pengamanan khusus mengikuti Trump.
Area menonton umum di sepanjang tepi selatan Sungai Seine akan menampung 40.000 penonton, yang dapat mengikuti perayaan di layar besar.
Bagi banyak orang, kelahiran kembali Notre Dame bukan hanya prestasi Prancis, tetapi juga global — setelah dibuka kembali, katedral tersebut akan menyambut 15 juta pengunjung setiap tahunnya, naik dari 12 juta sebelum kebakaran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!