Waspadai Tujuh Kebiasaan Buruk Ini karena Bisa Picu Penyakit Stroke
📅 Jumat, 06 Des 2024, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara/HO
Jakarta – Stroke, penyakit yang bisa melumpuhkan tiba-tiba ternyata sering kali dipicu oleh kebiasaan sehari-hari yang mungkin dianggap sepele.
Padahal, kebiasaan-kebiasaan buruk ini bisa merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko terjadinya stroke.
Apa Itu Stroke?
Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita pahami dulu apa itu stroke. Stroke adalah kondisi medis ketika pasokan darah ke otak terputus atau berkurang secara tiba-tiba. Akibatnya, sel-sel otak kekurangan oksigen dan nutrisi, sehingga bisa menyebabkan kerusakan permanen.
Kebiasaan Buruk yang Memicu Stroke
Sebaiknya Anda baca juga:
Dikutip dari pafikabpidie.org dan sumber lainnya, beberapa kebiasaan buruk yang sering kita lakukan ternyata bisa meningkatkan risiko stroke, di antaranya:
1. Merokok
Rokok adalah musuh utama kesehatan, termasuk pembuluh darah. Nikotin dalam rokok menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mengeras, sehingga membuat aliran darah ke otak terhambat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, karbon monoksida dalam asap rokok mengurangi kemampuan darah untuk membawa oksigen. Kurangnya oksigen pada otak dapat memicu kerusakan sel-sel otak dan meningkatkan risiko stroke. Bukan hanya itu, merokok juga meningkatkan tekanan darah dan membuat darah lebih mudah menggumpal.
2. Konsumsi Alkohol Berlebihan
Minum alkohol berlebihan dapat merusak hati, jantung, dan otak. Alkohol meningkatkan tekanan darah, mengganggu irama jantung, dan meningkatkan kadar lemak dalam darah, terutama trigliserida.
Kondisi ini membuat pembuluh darah menjadi lebih kaku dan meningkatkan risiko pembentukan plak. Plak yang pecah dapat memicu penggumpalan darah yang dapat menyumbat pembuluh darah di otak, lalu menyebabkan stroke.
3. Pola Makan Tidak Sehat
Makanan yang tinggi lemak jenuh, gula, dan garam dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Kondisi-kondisi ini merupakan faktor risiko utama stroke. Lemak jenuh dapat menumpuk pada dinding pembuluh darah, membentuk plak yang dapat menyumbat aliran darah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!