Waspadai Tujuh Kebiasaan Buruk Ini karena Bisa Picu Penyakit Stroke
📅 Jumat, 06 Des 2024, 22:25 WIB | Oleh: Tim PenulisGula darah tinggi yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah kecil di seluruh tubuh, termasuk otak. Sementara itu, asupan garam yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah.
4. Kurang Aktif Bergerak
Kurang berolahraga atau gaya hidup yang sedentary dapat menyebabkan obesitas, meningkatkan kadar kolesterol, dan tekanan darah. Obesitas dapat memicu peradangan dalam tubuh yang merusak pembuluh darah.
Kolesterol tinggi dapat menumpuk pada dinding pembuluh darah dan membentuk plak. Sedangkan tekanan darah tinggi dapat melemahkan dinding pembuluh darah dan meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah.
Sebaiknya Anda baca juga:
5. Stres Kronis
Stres yang berkepanjangan dapat memicu pelepasan hormon kortisol dalam jumlah besar. Hormon ini dapat meningkatkan tekanan darah, gula darah, dan kadar lemak dalam darah.
Selain itu, stres juga dapat memicu perilaku tidak sehat seperti merokok, makan berlebihan, dan kurang tidur, yang semuanya dapat meningkatkan risiko stroke.
Sebaiknya Anda baca juga:
6. Kurang Tidur
Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh, termasuk hormon yang mengatur tekanan darah dan peradangan. Kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung, yang merupakan faktor risiko stroke.
Kurang tidur juga dapat membuat seseorang lebih mudah merasa stres dan cemas, sehingga dapat memperburuk kondisi kesehatan secara keseluruhan.
7. Mengabaikan Penyakit Kronis
Penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung jika tidak terkontrol dengan baik dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko stroke. Diabetes dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah kecil dan besar, meningkatkan risiko pembentukan plak.
Hipertensi dapat melemahkan dinding pembuluh darah dan meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah. Sedangkan penyakit jantung dapat menyebabkan penggumpalan darah yang dapat menyumbat pembuluh darah di otak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!