Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Besok, Presiden Korea Selatan Hadapi Voting Pemakzulan

📅 Kamis, 05 Des 2024, 09:12 WIB | Oleh:

Yoon tidak memberikan rincian ancaman Korea Utara, tetapi Korea Selatan secara teknis masih berperang dengan Pyongyang yang memiliki senjata nuklir.

“Majelis nasional kita telah menjadi surga bagi para penjahat, sarang kediktatoran legislatif yang berusaha melumpuhkan sistem peradilan dan administratif serta menggulingkan tatanan demokrasi liberal kita,” kata Yoon.

Presiden menyebut partai oposisi utama, Partai Demokrat, yang memegang mayoritas di parlemen, sebagai “kekuatan anti-negara yang berniat menggulingkan rezim”.

Yoon dan partainya People Power juga berselisih pendapat dengan pihak oposisi mengenai anggaran tahun depan. Anggota parlemen oposisi minggu lalu menyetujui rencana anggaran yang dikurangi secara signifikan melalui komite parlemen.

Pemberlakuan darurat militer terjadi setelah tingkat persetujuan Yoon turun menjadi 19% dalam jajak pendapat Gallup terbaru minggu lalu, dengan banyak yang menyatakan ketidakpuasan atas penanganannya terhadap ekonomi dan kontroversi yang melibatkan istrinya, Kim Keon Hee.

Korea Selatan adalah sekutu demokrasi utama AS di Asia, tetapi Washington mengatakan pihaknya tidak diberi pemberitahuan sebelumnya tentang rencana Yoon untuk memberlakukan darurat militer.

"Kami merasa lega Presiden Yoon telah mengubah arah deklarasi darurat militernya yang mengkhawatirkan dan menghormati keputusan majelis nasional ROK untuk mengakhirinya," kata juru bicara dewan keamanan nasional AS dalam sebuah pernyataan, menggunakan akronim untuk nama resmi Korea Selatan.

Tiongkok, sekutu utama Korea Utara, telah mendesak warga negaranya di Korea Selatan untuk tetap tenang dan berhati-hati, sementara Inggris mengatakan pihaknya “memantau perkembangan dengan cermat”.

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, mengatakan: “Kami memantau [situasi Korea Selatan] dengan minat khusus dan serius.” Sekelompok anggota parlemen yang menangani urusan Korea, yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, membatalkan kunjungan ke Seoul yang dijadwalkan pada pertengahan Desember, demikian dilaporkan sejumlah media Jepang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Lumpuh Total, Listrik di Seluruh Kuba Padam

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Lumpuh Total, Listrik di Se...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.