Riyadh Jadi Tuan Rumah Konferensi Desertifikasi
📅 Rabu, 04 Des 2024, 02:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/Fayez Nureldine
RIYADH - Konferensi Para Pihak ke-16 (COP16) Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Memerangi Desertifikasi (UN Convention to Combat Desertification/UNCCD) dibuka di Riyadh, Arab Saudi, pada Senin (2/12) dengan mengkampanyekan upaya global untuk memulihkan lahan dan meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan.
Dengan mengusung tema Our Land Our Future dan digelar hingga 13 Desember, acara itu menandai pencapaian penting sebagai konferensi PBB terbesar yang berfokus pada lahan hingga saat ini sekaligus COP UNCCD pertama yang diselenggarakan di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.
Saat berpidato dalam upacara pembukaan, Sekretaris Eksekutif UNCCD, Ibrahim Thiaw, menyoroti signifikansi pemulihan lahan, menggambarkannya sebagai salah satu alat paling efektif dalam mengatasi beberapa tantangan terbesar saat ini seperti perubahan iklim, kerawanan pangan, ketimpangan ekonomi, migrasi paksa, dan bahkan ketidakstabilan global.
Pada 2050, hingga 7,5 miliar orang akan merasakan dampak kekeringan, tutur sekretaris eksekutif tersebut, sembari menyerukan aksi segera. "Bersama-sama, kita dapat mengubah tren degradasi lahan dan membangun dunia yang lebih tahan terhadap kekeringan," ucap Thiaw.
Selama berlangsungnya COP16, para delegasi diharapkan dapat memutuskan tindakan kolektif untuk mempercepat upaya pemulihan lahan, meningkatkan daya tahan terhadap kekeringan dan badai pasir, memulihkan kesehatan tanah, dan menggenjot produksi pangan ramah lingkungan pada 2030 dan seterusnya. SB/Ant/Xinhua/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!