Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Surabaya Siapkan Tiga RIAS Baru 2026

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 21:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Surabaya Siapkan Tiga RIAS Baru 2026 Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di sela-sela peninjauan fasilitas RIAS yang ada di Jalan Wonorejo Timur, Surabaya, Selasa (15/7/2025).

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan tiga unit Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS) baru pada tahun 2026 terutama bagi perempuan.

"Kami akan menambah lagi tempat-tempat untuk asrama ini ada tiga tempat lagi, karena ini (RIAS Wonorejo Timur) untuk laki-laki, belum ada yang perempuan. Perempuan lagi kita siapkan, tempatnya," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, usai meninjau fasilitas RIAS yang ada di Jalan Wonorejo Timur, Surabaya, Selasa (15/7).

Ia mengemukakan keberadaan RIAS merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam mendidik dan membina anak-anak dari keluarga kurang mampu mengingat kapasitas RIAS di Wonorejo Timur yang sudah penuh.

“Karena kami tidak ingin kamarnya itu buat anak banyak. Jadi kamarnya itu tadi ada yang maksimal 12 anak, ada yang maksimal 18 anak dengan melihat luas kamarnya,dan kita kasih pendingin ruangan sehingga mereka tidurnya juga nyaman," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini terdapat 110 anak yang tinggal di RIAS Wonorejo Timur dimana sebanyak 86 anak merupakan penghuni baru yang diterima tahun ini.

"Alhamdulillah, hari ini kita menerima anak kelas 1 SD, 10 orang. Dulu tidak ada kelas 1 SD, tetapi sekarang sudah ada yang dititipkan orang tuanya 10 anak, dan ini mungkin akan terus bertambah," tuturnya.

Meskipun pengelolaan RIAS berada di bawah Pemkot Surabaya, Wali kota Eri tetap menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pembinaan karakter anak-anak.

"Selagi masih bisa, orang tualah dengan kasih sayangnya yang bisa mengubah karakter anak. Tetapi, kami akan dukungan bantuan terhadap pendidikannya, jangan sampai mereka tidak sekolah,” katanya.

Ia menambahkan bahwa proses seleksi penerimaan anak ke RIAS dilakukan melalui verifikasi kondisi sosial ekonomi keluarga. Anak-anak yang benar-benar membutuhkan akan diprioritaskan untuk masuk ke dalam asrama.

“Kalau sudah benar-benar (orang tua) angkat tangan, tidak mampu, nanti setelah kita cek kita masukkan di asrama ini,” imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.