Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mensos Sebut Satu Data Tunggal Jadi Pedoman Pemberdayaan Disabilitas

📅 Minggu, 01 Des 2024, 14:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Sebut Satu Data Tunggal Jadi Pedoman Pemberdayaan Disabilitas Doc: ANTARA/Asep Firmansyah
Ket. Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf saat menerima hadiah lukisan dari seorang penyandang disabilitas saat peringatan Hari Disabilitas Internasional di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (1/12/2024).

JAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan program Satu Data Tunggal yang saat ini sedang digarap Badan Pusat Statistik (BPS) bakal menjadi pedoman dalam membuat program pemberdayaan penyandang disabilitas.

"Presiden memerintahkan Badan Pusat Statistik untuk memvalidasi seluruh data-data kementerian, lembaga, dan juga tentunya pemerintah daerah yang nantinya akan menjadi data tunggal, termasuk data penyandang disabilitas," ujar Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat peringatan Hari Disabilitas Internasional di Jakarta, Minggu (1/12).

Gus Ipul menegaskan pentingnya pengelolaan data tunggal yang valid untuk memastikan program-program bantuan sosial, termasuk pemberdayaan penyandang disabilitas, lebih tepat sasaran dan efektif.

Menurut dia, perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto terhadap pentingnya data yang akurat menjadi landasan dalam pengambilan kebijakan di Kementerian Sosial.

"Ada perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto. Saya dan Pak Wamen selain tidak boleh korupsi di lingkungan Kemensos juga harus bekerja sesuai data," kata dia.

Dengan adanya data tunggal ini, Gus Ipul berharap program-program pemerintah dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.

Data tersebut akan menjadi pedoman dalam merancang intervensi yang lebih terarah, terutama dalam tiga aspek penting yakni akses kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan.

Selain itu, Gus Ipul juga menekankan bahwa Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas mewajibkan instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk merekrut sekurang-kurangnya 2 persen pegawai dari penyandang disabilitas, sementara untuk sektor swasta ditetapkan 1 persen.

"Kemensos juga akan membuat program yang mempertemukan dunia kerja dengan penyandang disabilitas," kata dia.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan aksesibilitas dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas di seluruh sektor kehidupan.

Dengan data yang lebih valid dan terintegrasi, diharapkan penyandang disabilitas dapat semakin berdaya dan mandiri, serta dapat berkontribusi lebih maksimal bagi pembangunan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Liburan di kebun binatang mini Taman Situ Cibinong Plaza Bogor

Liburan di kebun binatang mini Taman Situ Cibinong Plaza Bogor

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.