Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikdasmen Ajak Guru Melek Teknologi Kembangkan Kegiatan Belajar Mengajar yang Inovatif

📅 Sabtu, 30 Nov 2024, 10:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikdasmen Ajak Guru Melek Teknologi Kembangkan Kegiatan Belajar Mengajar yang Inovatif Doc: ANTARA/ARDIANSYAH
Ket. Arsip foto - Guru menyampaikan materi pelajaran kepada siswa dalam kegiatan belajar mengajar di SDN Gotong Royong, Bandar Lampung, Lampung, Jumat (29/11/2024).

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mengajak para guru di Indonesia untuk melek terhadap teknologi, guna mengembangkan kegiatan belajar dan mengajar (KBM) yang inovatif sesuai dengan perkembangan zaman.

"Penguatan nilai pendidikan karakter, termasuk penerapan teknologi dalam pembelajaran yang sesuai dengan kearifan lokal, sangat dibutuhkan," kata Direktur Guru Pendidikan Dasar Kemendikdasmen Rahmadi Widiharto dalam acara Innovation School Leaders and Teachers Forum (ISLTF) ke-59 yang diikuti secara daring di Jakarta, Sabtu (30/11).

Rahmadi menilai Indonesia sangat kaya dengan nilai-nilai luhur dan budaya yang dapat diakselerasi dan dikapitalisasi dalam kerangka kebijakan nasional, yang salah satunya dapat diwujudkan melalui pendidikan.

Ia menyebut upaya para guru dalam mempelajari teknologi menjadi salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan demi mengembangkan KBM yang inovatif, dalam menyiapkan talenta berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

"Permasalahan yang sebenarnya bukan pada teknologi yang akan menggantikan peran guru, tetapi pada guru yang tidak mampu beradaptasi dengan teknologi akan ditinggalkan," ujarnya.

Oleh karena itu, Rahmadi menekankan bahwa fondasi kompetensi dasar, termasuk ilmu pengetahuan dan teknologi, perlu diperkuat untuk membangun ekosistem pembelajaran yang inovatif.

Pemerintah, kata dia, saat ini juga tengah mengupayakan hak-hak dan kesejahteraan para guru, sebagaimana pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan Peringatan Hari Guru Nasional beberapa waktu yang lalu.

Oleh sebab itu, Rahmadi mengajak para guru untuk turut berpartisipasi dalam penguatan ekosistem pembelajaran di Indonesia, yang salah satunya bisa diwujudkan dengan penguasaan teknologi.

"Kami juga mendorong bapak dan ibu, rekan-rekan di daerah untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, terutama dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam praktik pembelajaran," tuturnya.

Melalui penguatan teknologi, Rahmadi berharap pemanfaatan teknologi dapat diperkaya, dalam mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.