30 Tahun PlayStation, Bagaimana Kotak Abu-abu Sony Menaklukkan Dunia Game
📅 Jumat, 29 Nov 2024, 11:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Richard A. Brooks
PARIS - Raksasa elektronik Jepang Sony akan merayakan hari jadi ke-30 sejak peluncuran konsol PlayStation, kotak abu-abu kecil yang melambungkan perusahaan tersebut ke liga besar game.
PlayStation merupakan terobosan pertama Sony dalam dunia video games, dan ketika hadir di pasaran Jepang pada tanggal 3 Desember 1994, perusahaan tersebut perlu menjual satu juta unit untuk menutupi biaya produksi.
Pada akhirnya, gadget tersebut menjadi legenda, terjual lebih dari 102 juta unit, membantu meluncurkan banyak waralaba yang paling digemari di industri ini, dan memposisikan Sony sebagai pemain besar di sektor yang sangat menguntungkan.
"PlayStation mengubah sejarah video games," kata Hiroyuki Maeda, seorang spesialis Jepang dalam sejarah permainan video.
"Itu benar-benar mengubah segalanya: perangkat keras, perangkat lunak, distribusi, dan pemasaran."
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu kunci keberhasilannya adalah memperluas daya tarik suatu hobi yang sering dianggap remeh untuk anak-anak.
Sejak awal, firma itu jelas ingin menghancurkan citra ini.
Hal ini sebagian bersumber dari persaingan Sony dengan Nintendo, yang telah menjadi pemain dominan di sektor ini pada pertengahan 1990-an, tetapi permainannya cenderung ditujukan untuk anak muda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sony 'Dipermalukan'
PlayStation dapat melacak sejarahnya ke perselisihan antara dua perusahaan besar Jepang.
Mereka bermitra pada akhir tahun 1980-an untuk mengembangkan versi konsol Super Nintendo dengan pemutar CD internal.
Tetapi Nintendo curiga Sony menggunakan proyek itu sebagai cara untuk masuk ke sektor permainan dan tiba-tiba membatalkan kemitraan itu pada tahun 1991.
"Sony mendapati dirinya dalam posisi yang memalukan," kata Maeda, lalu melanjutkan proyeknya sendiri.
Perangkat keras terbukti revolusioner, CD-ROM lebih murah dan menyimpan lebih banyak data daripada kartrid yang digunakan oleh Nintendo dan konsol lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!