Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jaga Instrusi Air Laut Meluas

📅 Kamis, 28 Nov 2024, 03:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga  Instrusi Air Laut Meluas Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Ilustrasi - Penanaman bibit pohon mangrove oleh Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta di Pulau Tidung Kecil, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

JAKARTA – Instrusi atau masuknya air laut ke daratan harus terus dijaga. Ini juga sekaligus untuk menjaga penurunan permukaan daratan Jakarta. “Pemprov Jakarta terus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi rembesan air laut ke darat makin meluas,” tutur Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta, Suharini Eliawati.

Saat ini sebagian daratan Jakarta, terutama pinggir laut sudah masuk air laut. Paling nyata salah satu upaya menekan masalah tersebut dengan menanam mangrove. “Pemerintah Provinsi Jakarta memperbanyak penanaman bakau sebagai salah satu upaya mengantisipasi air laut masuk ke daratan, sekaligus menghadapi isu permukaan daratan Jakarta turun,” tambahnya.

Menurut Suharini, mangrove adalah pertahanan terluar. Setelah itu padang lamun dan terakhir tegalan, itu terumbu karang. Suharini menandaskan, sekarang penanaman bakau semakin diperluas. “Karena dari struktur morfologi pohonnya, akar-akar bakau mencengkeram. Jadi mereka akan menahan,” katanya.

Merujuk data Dinas KPKP DKI, saat ini di Jakarta terdapat kawasan bakau seluas 682 hektare yang terbentang di pesisir Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Dinas KPKP telah melaksanakan kegiatan rehabilitasi bakau lewat pembibitan dan penanaman. Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan beberapa pemangku kepentingan terkait.

Sejak tahun 2002 sampai kini telah dilakukan rehabilitasi bakau 472.000 batang atau setara 94,5 hektare. Selain penanaman bakau, masih ada upaya yang bisa dilakukan Pemprov bersama warga. Salah satunya, menerapkan perilaku tidak membuang sampah sembarangan. Juga mengurangi pembuangan sampah. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.