Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bedah Bariatrik Aman untuk Obesitas Ekstrem

📅 Kamis, 28 Nov 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Sampai saat ini, tidak ada nilai BMI maksimum yang diterima yang dianggap sebagai penghalang bagi mereka yang membutuhkan operasi bariatrik. Tetapi secara umum diterima bahwa peningkatan nilai BMI berarti peningkatan risiko pembedahan.

Temuan para peneliti menunjukkan bahwa pasien dalam demografi tersebut menunjukkan penurunan berat badan yang kuat setelah operasi metabolik atau bariatrik yang dijalani. Hasil dari bedah dapat bertahan hingga satu tahun setelah operasi.

Temuan lebih lanjut menunjukkan bahwa, meskipun pasien ini menunjukkan tingkat kunjungan unit gawat darurat yang tinggi, mereka menunjukkan tingkat komplikasi dan operasi ulang yang rendah dalam tahun pertama setelah operasi.

“Menangani epidemi kesehatan terkemuka di zaman kita adalah misi Pennington Biomedical, dan para peneliti kami di Metamor Institute menjalankan misi itu melalui studi dan analisis seperti ini,” kata Dr John Kirwan, Direktur Eksekutif Pennington Biomedical.

“Meskipun kami mendorong penelitian lebih lanjut, studi ini dan studi lainnya yang serupa menawarkan harapan bagi mereka yang menderita efek kesehatan yang merugikan akibat obesitas. Peneliti, pasien, dan ahli bedah dapat memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi bahwa operasi metabolik aman dan efektif dalam mengobati obesitas,” ungkap dia.

Studi ini dilakukan oleh peneliti dari Metamor Institute, yang berlokasi di kampus Pennington Biomedical. Didirikan pada akhir tahun 2019, Metamor Institute merupakan kemitraan antara Pennington Biomedical, Our Lady of the Lake Regional Medical Center, Office of the Governor of Louisiana, Louisiana Economic Development, LSU Health New Orleans School of Medicine, dan Pennington Biomedical Research Foundation.

“Institut ini secara unik berfokus pada pengobatan obesitas dan diabetes. Ini adalah institut pertama di negara ini yang menawarkan pendekatan terpadu dan multidisiplin untuk merawat mereka yang menderita obesitas, diabetes, dan penyakit terkait dalam satu fasilitas,” kata Dr Corpodean.  hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
UMKM Tegal Punya Harapan Ba...
Olahraga
Awal yang Baik bagi Madrid ...

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pemkot Buka Bandung Great Sale 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.