Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IDI Kabupaten Banyumas Bagikan Cara Tepat Obati Penyakit Tekanan Darah Tinggi yang Efektif

📅 Sabtu, 23 Nov 2024, 19:01 WIB | Oleh:
IDI Kabupaten Banyumas Bagikan Cara Tepat Obati Penyakit Tekanan Darah Tinggi yang Efektif Doc: iStockphoto/ljubaphoto

Penyakit Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan IDI menyebutkan jumlah pengidap hipertensi di Indonesia telah mencapai 34,1 persen atau 70 juta lebih penduduk berdasarkan Survei Nasional yang dilakukan sejak tahun 2018. Menjaga pola makan serta tidur yang cukup merupakan salah satu cara agar penyakit tekanan darah tinggi dapat dikurangi dengan baik.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merupakan organisasi yang menjadi wadah profesi bagi para dokter di Indonesia, didirikan pada tanggal 24 Oktober 1950. IDI berfungsi untuk menaungi dan mengembangkan profesi kedokteran di seluruh Indonesia. IDI Kabupaten Banyumas merupakan cabang dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang berfungsi sebagai organisasi profesi bagi dokter di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung pengembangan profesi kedokteran, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kesehatan. 

IDI Kabupaten Banyumas melakukan penelitian lebih lanjut mengenai penyakit tekanan darah tinggi yang umumnya terjadi pada orang dewasa serta pengobatan yang tepat bagi penderitanya.

Apa saja penyebab seseorang mengalami penyakit tekanan darah tinggi?

IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kabupaten Banyumas idikabbanyumas.org menjelaskan bahwa penyakit tekanan darah tinggi dapat mengancam kesehatan secara serius. Penyakit tekanan darah tinggi, atau hipertensi, dapat disebabkan oleh berbagai faktor meliputi:

1. Faktor genetik atau keturunan

Riwayat keluarga yang memiliki hipertensi dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami kondisi yang sama. Faktor genetik berperan dalam predisposisi terhadap tekanan darah tinggi. 

2. Faktor usia

Seiring bertambahnya usia, risiko hipertensi meningkat. Perubahan fisiologis pada pembuluh darah dan organ, seperti ginjal, dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. 

3. Pola makan yang tidak sehat

Konsumsi makanan tinggi garam, lemak jenuh, dan kolesterol dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah. Terlalu banyak natrium dalam diet dapat mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh dan menyebabkan penumpukan cairan. Penting untuk menjaga pola makan seperti mengonsumsi buah-buahan serta sayuran agar gula darah dapat terkontrol dengan baik.

4. Kurang aktivitas fisik serta kelebihan berat badan

Berat badan berlebih meningkatkan volume darah yang diperlukan untuk memasok oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, sehingga meningkatkan tekanan dalam pembuluh darah. Kemudian kurangnya olahraga dapat menyebabkan detak jantung yang lebih tinggi dan meningkatkan risiko obesitas, yang keduanya berkontribusi pada hipertensi.

5. Jadwal tidur yang tidak teratur dan stres

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.