Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Luncurkan Langkah Baru Dorong Perdagangan Luar Negeri di Tengah Ekonomi yang Melambat

📅 Jumat, 22 Nov 2024, 09:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Luncurkan Langkah Baru Dorong Perdagangan Luar Negeri di Tengah Ekonomi yang Melambat Doc: Global Times
Ket. Beijing memerintahkan semua tingkat pemerintahan untuk segera menerapkan 9 kebijakan guna "mendorong pertumbuhan perdagangan luar negeri yang stabil.

BEIJING - Tiongkok meluncurkan langkah-langkah baru pada hari Kamis (21/11) untuk meningkatkan perdagangan luar negeri, saat Beijing berupaya membalikkan ekonomi yang melambat yang semakin terancam oleh kebijakan yang berpotensi bermusuhan dari presiden baru AS Donald Trump.

Ekonomi terbesar kedua di dunia ini telah berjuang untuk menghidupkan kembali pertumbuhannya sejak pandemi Covid dan tetap dilanda krisis utang di sektor perumahan yang penting, konsumsi yang terus rendah, dan pengangguran kaum muda yang tinggi.

Prospeknya mungkin semakin gelap dengan terpilihnya Trump, mengingat pemimpin AS yang tidak menentu itu menaikkan tarif impor dari Tiongkok selama perang dagang selama masa jabatan pertamanya.

Kementerian Perdagangan Beijing merilis pemberitahuan pada hari Kamis yang memerintahkan semua tingkat pemerintahan untuk segera menerapkan sembilan kebijakan guna "mendorong pertumbuhan perdagangan luar negeri yang stabil, dan mengonsolidasikan serta meningkatkan momentum kenaikan ekonomi".

Langkah-langkah tersebut meliputi perluasan asuransi kredit ekspor, dukungan pembiayaan yang kuat bagi perusahaan asing, dan penyelesaian perdagangan lintas batas yang lebih lancar.

Langkah lainnya ditujukan untuk lebih mengembangkan e-commerce lintas batas, mendorong ekspor produk pertanian khusus, dan lebih banyak dukungan untuk impor "peralatan utama, sumber daya energi, dan produk lainnya".

Kementerian juga memerintahkan inovasi dalam "perdagangan hijau", lebih banyak pertukaran personel lintas batas, serta jaminan pengiriman dan ketenagakerjaan yang lebih baik bagi perusahaan asing.

Semua pemerintah provinsi dan daerah harus "memantau secara ketat situasi operasi perdagangan luar negeri, menganalisis perubahan... dan memberikan dukungan kuat bagi pemulihan ekonomi yang berkelanjutan", kata pernyataan itu.

Dalam masa jabatan pertamanya di Gedung Putih, Trump terlibat dalam perang dagang yang sengit dengan Tiongkok, mengenakan tarif pada produk-produk Tiongko senilai miliaran dollar dan memicu pembalasan dari Beijing.

Tiongkok menolak berkomentar langsung mengenai kemungkinan Trump akan menerapkan kebijakan yang lebih bermusuhan kali ini.

Presiden Xi Jinping mengatakan kepada Presiden AS petahana Joe Biden minggu lalu, Beijing akan "berusaha untuk transisi yang lancar" dalam hubungan dan bersedia bekerja sama dengan pemerintahan Trump.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.