Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Minum Cokelat Panas atau Teh Hijau Bantu Tangkal Efek Negatif Stres

📅 Rabu, 20 Nov 2024, 16:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Minum Cokelat Panas atau Teh Hijau Bantu Tangkal Efek Negatif Stres Doc: Pixabay

JAKARTA - Mengkonsumsi minuman dengan kandungan flavanol tinggi seperti cokelat panas atau teh hijau bisa membantu menangkal efek negatif stres bahkan setelah makan makanan yang berlemak menurut hasil studi yang diterbitkan di jurnal Food and Function.

Sebagaimana dikutip dalam siaran Medical Daily pada Selasa (19/11), studi baru itu meneliti bagaimana flavanol yang dikonsumsi bersama lemak dapat membantu mengurangi dampak negatif lemak terhadap masalah stres yang memengaruhi fungsi endotel.

"Kami tahu bahwa saat orang stres, mereka cenderung memilih makanan berlemak tinggi. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa makanan berlemak dapat mengganggu pemulihan vaskular tubuh dari stres," kata penulis utama hasil studi Dr Catarina Rendeiro dalam siaran pers.

"Dalam penelitian ini, kami ingin melihat apakah menambahkan makanan tinggi flavanol ke makanan berlemak dapat mengurangi dampak negatif stres pada tubuh," kata dia.

Dalam penelitian yang melibatkan 23 pria dan perempuan muda sehat, peserta penelitian diberi sarapan berupa dua croissant mentega dengan keju dan susu, lalu diberi minuman cokelat panas tinggi flavanol atau rendah flavanol.

Setelah beristirahat, para peserta penelitian menjalani tes matematika mental yang tingkat kesulitannya meningkat selama delapan menit. Jawaban yang salah akan ditandai dalam tes tersebut, yang dirancang untuk menimbulkan stres pada peserta.

Para peneliti mengukur aliran darah di lengan bawah, detak jantung, tekanan darah, dan kadar oksigen di korteks prefrontal (bagian depan otak) peserta selama tes dan saat istirahat.

Dengan menggunakan tes Brachial Flow-Mediated Dilatation (FMD), para peneliti juga menilai fungsi pembuluh darah peserta untuk memprediksi risiko penyakit kardiovaskular.

Tes FMD mengukur seberapa besar arteri brakialis melebar ketika aliran darah meningkat. Nilai tes yang lebih tinggi menunjukkan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Hasil tes FMD menunjukkan peserta yang mengonsumsi minuman rendah flavanol mengalami penurunan fungsi vaskular, yang berlangsung hingga 90 menit setelah peristiwa stres.

Sebaliknya, hasil tes FMD peserta yang mengkonsumsi cokelat panas tinggi flavanol secara signifikan lebih tinggi dibandingkan mereka yang mengonsumsi minuman cokelat rendah flavanol pada 30 maupun 90 menit setelah periode stres.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan atau minuman tinggi flavanol dapat digunakan sebagai strategi untuk mengurangi dampak buruk pilihan makanan yang kurang sehat terhadap sistem vaskular. Hal ini dapat membantu kita membuat keputusan yang lebih bijak tentang apa yang kita makan dan minum selama periode stres," kata Dr Rendeiro. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.